Kota Guring Raih Predikat Desa STBM, Deni Roziansyah Ungkapkan Terimakasih Kepada Masyarakat
libasmalaka.com, Lamsel – Kepala desa (Kades) Kota Guring Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel, Deni Roziansyah bersyukur dan bangga desanya resmi meraih predikat Desa STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).
Kades Deni Roziansyah mengatakan, Upaya meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat terus digalakkan melalui program STBM,” 5 pilar STBM meliputi, stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga yang aman,,” Kata Deni Roziansyah di ruang kerjanya. Kamis (3/09/2026)
“Pengamanan sampah rumah tangga, serta pengamanan limbah cair rumah tangga. Penerapan 5 pilar ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi yang layak demi menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman,” Lanjut Deni Roziansyah
Deni Roziansyah mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah bekerjasama membersihkan lingkungan dan juga terimakasih kepada TP PKK desa dan para kadernya serta Bidan desa yang telah aktif mengkampanyekan 5 Pilar STBM,” Kedepannya kita akan lebih fokus lagi terkait sampah,” Ujar Deni Roziansyah Deni Roziansyah
Terpisah, Pemerintah Daerah Lampung Selatan (Lamsel) terus mendorong terwujudnya desa yang hijau, elok, lestari, aman, dan unggul (HELEAU), melalui Program Desa HELEAU.
Sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut, dilaksanakan kegiatan verifikasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Kota Guring, Tanjung Gading, Kunjir dan Desa Cugung Kecamatan Rajabasa Lamsel.
Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung sejauh mana penerapan dan pemenuhan indikator 5 Pilar STBM di desa, “Dari 16 desa di Kecamatan Rajabasa, Desa Way Muli Timur, Hargo pancuran, Canti, Banding, Rajabasa dan Desa Kerinjing yang sudah di nilai,” Terang Camat Rajabasa, Firdaus, SE. MM.
“Jadi tinggal 6 desa lagi yang belum dinilai Desa Sukaraja, Batu balak, Canggung, Betung, Tejang pulau Sebesi dan Desa Way Muli,” Lanjutnya.
Tim verifikasi menilai berbagai aspek yang berkaitan dengan pelaksanaan program, mulai dari kondisi lingkungan dan kebersihan,” Melalui sinergi seluruh unsur desa dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam mewujudkan desa yang HELAU sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Ungkap Firdaus ( Saf)
