Kuburan Yang Dirusak Diperbaiki – Polisi Damaikan Konflik Antar Rumpun Keluarga Di Malaka
Malaka.LintasBatas – Perselisihan yang hampir memicu kerusuhan antara dua rumpun keluarga di Desa Rabasa Haerain berhasil diatasi dengan cara damai berkat upaya cepat dari Polsek Malaka Barat. Tersangka perkara adalah insiden penggalian kubur leluhur milik kedua pihak yang terjadi pada Sabtu pekan lalu, 14 Maret 2026.
Tim yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kapolsek Malaka Barat, Krispianus Ola Komek, melakukan kunjungan langsung ke lokasi pada hari Jumat sekitar pukul 13.00 WITA. Langkah ini merupakan bagian dari instruksi Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar untuk menangani masalah masyarakat secara preventif sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Selama pertemuan dengan tokoh adat, keluarga besar, dan pemuda lokal, pihak kepolisian menyampaikan pentingnya menjaga keharmonisan antarwarga. Mereka juga mengingatkan tentang nilai-nilai adat yang mengatur proses pemeliharaan kuburan leluhur, mengingat kedua belah pihak masih berasal dari satu suku dan memiliki hubungan darah.
“Kita mendorong setiap permasalahan, terutama yang berkaitan dengan tanah dan urusan keluarga, segera diajukan ke pemerintah desa agar dapat diselesaikan melalui musyawarah. Selama proses mediasi berlangsung, sangat penting untuk menghentikan segala bentuk aktivitas yang berpotensi memicu bentrokan fisik,” jelas Krispianus Ola Komek, yang juga menjabat sebagai Kepala Urusan Pembinaan Operasi Lantas Satlantas Polres Malaka.
Hasilnya memuaskan. Para pihak dari kedua rumpun keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan dan berjanji untuk menyelesaikan segala perbedaan dengan cara yang sesuai nilai kekeluargaan. Sebelum pertemuan berlangsung, sekitar pukul 12.00 WITA pada hari yang sama, kuburan yang sebelumnya mengalami kerusakan telah diperbaiki oleh pihak yang merasa salah.
Untuk memastikan situasi tetap kondusif, Polsek Malaka Barat akan terus melakukan pemantauan terhadap kawasan tersebut. Program patroli dialogis akan ditingkatkan agar dapat mendeteksi dan menangani setiap potensi masalah sebelum berkembang menjadi konflik.
