Universitas Citra Bangsa Cetak Generasi Digital Berlandaskan Kasih Melalui Neo Pro 2025

Screenshot_20250911-051650~2
Spread the love

Kupang.LintasBatas – Universitas Citra Bangsa (UCB) secara resmi membuka program Neo Pro (New Students Orientation Program) tahun ajaran 2025/2026, Selasa (9/9/2025). Bertemakan “Membangun Generasi Berbasis Kasih di Era Digital,” acara ini menandai langkah awal bagi 1.250 mahasiswa baru dalam menapaki dunia perkuliahan.

Atmosfer Semangat di Kampus UCB

Aula Lantai 5 UCB dipenuhi atmosfer penuh semangat saat pembukaan Neo Pro. Mahasiswa baru dari empat fakultas—Ilmu Kesehatan (FIKES), Teknik, Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Bisnis dan Pariwisata (BISPAR)—memadati ruangan, siap menyambut pengalaman baru.

Para mahasiswa berasal dari berbagai program studi, termasuk Kebidanan, Farmasi, Keperawatan/Ners (FIKES); Arsitektur, Teknik Sipil, Teknologi Informasi (Fakultas Teknik); PGSD, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Informatika (FKIP); serta Bisnis Digital dan Pengelolaan Perhotelan (BISPAR).

Acara diawali dengan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars UCB. Rektor UCB, Ketua Panitia, dan perwakilan Yayasan menyematkan name tag kepada perwakilan mahasiswa dari setiap fakultas sebagai simbol penerimaan resmi.

Neo Pro: Lebih dari Sekadar Orientasi, Investasi Masa Depan

Ketua Panitia, Dr. Lanny Koroh, S.Pd., M.Hum., menegaskan bahwa Neo Pro bukan sekadar seremoni, melainkan investasi dalam pengembangan karakter mahasiswa. “Neo Pro adalah fondasi bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi dan menjadi pribadi yang mandiri serta dewasa. Kami membekali mereka agar sukses menempuh pendidikan di UCB,” jelasnya. Tujuan utama Neo Pro adalah membentuk mahasiswa yang kreatif, berpengetahuan luas, terampil, dan berkarakter kuat.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., dalam sambutan virtualnya menekankan peran krusial mahasiswa dalam pembangunan bangsa. “Perguruan tinggi harus menjadi penggerak transformasi sosial dan ekonomi berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. Mahasiswa adalah agen perubahan, penggerak, dan revolusioner,” tegasnya.

Ketua Dewan Pengurus Yayasan Citra Bina Insan Mandiri, Ir. Benny R. Ndoenboey, M.Si., menambahkan bahwa mahasiswa UCB harus mengembangkan tiga kecerdasan utama: intelektual, emosional, dan sosial. “Neo Pro adalah momentum yang tepat untuk memulai pengembangan diri secara holistik,” ujarnya.

Rangkaian Pembekalan Intensif

Rektor UCB, Dr. Frans Salesman, SE., M.Kes., secara resmi membuka Neo Pro yang berlangsung selama lima hari (8-12 September 2025). Acara ini juga dihadiri oleh Ir. Abraham Liyanto, Danrem 161 Wirasakti Kupang, serta jajaran wakil rektor, dosen, dan staf UCB.

Materi pembekalan yang diberikan kepada mahasiswa baru meliputi:

– Tantangan Kualitas SDM vs Budaya Akademik di Perguruan Tinggi (Dr. Frans Salesman, SE., M.Kes.)

– Empat Pilar Kebangsaan Indonesia (Ir. Abraham Liyanto)

– Kesadaran Bela Negara (Danrem 161 Wirasakti Kupang)

– Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Terorisme, dan Paham Bertentangan Ideologi Negara (Kapolda NTT)

– Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia (Kepala LLDikti)

– Kurikulum Perguruan Tinggi (Dr. Abdul Madjid, M.Kes.)

Dengan rangkaian kegiatan yang komprehensif, UCB menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berpengetahuan, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan era digital dengan semangat kasih.