Tidak Ingin Bebani Warganya, Kades Jarsiman Jual Beras SPHP Sesuai Harga Bulog
Lamsel, libasmalaka.com – Tidak ingin membebani warganya, Pemerintah desa (Pemdes) Way Muli Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menjual beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga Rp 11 ribu perkilogram atau 55 ribu perkarung isi 5 Kg beras perkarung.
Hal itu diungkapkan Kepada desa (Kades) setempat, Jarsiman dibalai desa Way Muli saat bincang-bincang bersama pewarta media ini, Jarsiman mengatakan sebagai pemimpin harus siap menerima kerugian baik waktu maupun uang.
Pasalnya beras SPHP tersebut dari Bulog dihargai RP. 55 ribu perkarung isi 5 Kg atau 11 ribu perkilogram,” Dari sana ambil diharga segitu yah kita jual ke warga segitu juga ,” Ungkap Jarsiman.
“Walaupun beras itu diambil sendiri dari Bulognya,” Imbuhnya.
Menurut Kades Jarsiman, hal itu dilakukan karena tidak ingin membebani warganya,” Kalau kita jual lebih dari harga HET Bulog kita tidak mau,” Ujarnya.
“Demi warga biar saya yang menanggung biaya operasionalnya, karena kalau kita ambil di Bulog otomatis ada biaya operasional nah itulah biar kita tanggung,” Lanjutnya.
Masih kata Kades Jarsiman, Sebanyak 3,4 ton beras SPHP terjual kepada warganya,” Insya Allah untuk warga kami akan siap bantu,” Katanya.
Terpisah, Camat Rajabasa Firdaus SE. MM. Mengatakan, Dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan harga beras yang terjangkau oleh masyarakat Pemkab Lamsel dibawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama melaksanakan program GPM,” Sejak hari Sabtu 7 ton beras SPHP itu dijual dienam desa di Kecamatan Rajabasa,” Terang Camat Firdaus diruang kerjanya, Kamis (04/09/2025).
“Jika beras itu dijual harga 11 ribu perkilogramnya itu berarti pemimpin desanya (Kades -Red) mengerti dengan warganya, kami apresiasi, karena memang harga itukan sudah ditentukan dari Bulognya 11 ribu perkilogram,” Tutupnya. (Saf).
