Menteri Zulkifli Hasan Dorong Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih di NTT

1754032666910.IMG_20250801_142230_437
Spread the love

Kupang.libasmalaka.com – Pemerintah pusat terus mendorong pengembangan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal ini ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. (H.C) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., dalam acara Monitoring dan Percepatan Operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diselenggarakan di Aula Kantor Gubernur NTT, Jumat (01/08/2025).

Acara penting ini dihadiri oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena, S.Si., Apt., Wakil Gubernur NTT, Irjen Pol. (Purn) Drs. Johni Asadoma, M.Hum., dan Forkopimda Provinsi NTT.

Menteri Zulkifli Hasan menekankan pentingnya peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di NTT. Beliau menyampaikan bahwa koperasi merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia, khususnya di daerah pedesaan.

“Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi di tingkat desa, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mengurangi angka kemiskinan,” ujar Menteri Zulkifli Hasan. Beliau juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT atas upaya yang telah dilakukan dalam mengembangkan koperasi desa.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk mendukung penuh program Koperasi Desa Merah Putih. “Kami akan terus memberikan pendampingan dan pelatihan kepada para pengelola koperasi agar koperasi dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Gubernur Melki.

Acara monitoring ini tidak hanya sekedar evaluasi, namun juga menjadi forum diskusi dan sharing strategi untuk mempercepat operasionalisasi koperasi desa di seluruh NTT. Para peserta membahas berbagai kendala yang dihadapi dan mencari solusi bersama untuk mengatasi tantangan tersebut. Harapannya, koperasi desa di NTT dapat segera beroperasi secara optimal dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan perekonomian daerah.

 

Penulis : Anand Budiman