Pedagang Kaki Lima Lapangan Umum Atambua Membawa Hal Positif Bagi Pemuda Kota Atambua

Belu.libasmalaka.com-Beberapa pedagang kaki lima di kota Atambua kini membuka aneka dagangan bagi masyarakat atambua untuk berbagai kalangan dari muda hingga tua bagi yang menyempatkan waktu untuk datang menikmati aneka menu dagangan di Lapangan umum kota atambua

Pedagang-pedagang di lapangan umum kota atambua tetap mematuhi protokol covid-19 serta memberikan hal positif untuk menyediakan juga tempat santai melepas penat bagi masyarakat yang berminat datang baik yang membawa kerabat, sanak dan saudara

Beberapa pedagang kaki lima mengatakan beberapa hal saat di temui media ini di kelurahan kota atambua, kecamatan atambua kota, kabupaten Belu pada rabu (02/07/2021)

Salah satu pedagang yang membuka gerobak kopi di kota atambua, Putra Bau mengatakan “kami dari komunitas dancer katedral membuka gerobak kopi di tempat ini karena melihat dari kondisi keramaian dan keuntungan yang akan didapat sangat memungkinkan hingga kami insiatif untuk membuka di lapangan umum kota atambua

“Kami buka gerobak kopi ini sudah lama dari bulan maret lalu dan susah maupun senang sudah kami lewati ditempat ini, tetapi tetap optimis untuk menjalankan usaha ini hingga sampai dititik ini sampai dimana ada pedagang lain yang datang untuk berdagang juga”

“Menu yang kami jual ada minuman dingin, minuman panas, seperti kopi, dan ada juga makanan dan cemilan seperti Kentang goreng, sosis goreng, nasi jinggo serta selome, ujarnya

Senada dikatakan pedagang kaki lima yang menjual aneka makanan termasuk bubur ketan, Alin Leto yang ditemui media ini mengatakan kami berinisiatif menjual disini berawal dari iseng-iseng melewati tempat ini dan dilihat dari situasi memungkinkan bisa menguntungkan”

“Ada berbagai macam menu yang kami jual disini diantaranya ada bubur ketan merah dikasih topimg bubur sumsum bersama gula aren yang dicairkan, ada pisang gepeng baik yang pedas maupun manis, untuk yang manis ditaburi keju dengan cokelat, dan ada Nabas bagi masyarakat yang non muslim” tutupnya

Salah satu pedagang ditempat yang sama, Erny Tri Stiani mengatakan “dari berbagai tempat di atambua tempat ini memungkinkan untuk membuka usaha, bukan hanya membuka usaha di tempat ini juga bisa menciptakan hal positif dimana anak-anak muda atambua boleh dan bisa bergabung duduk melepas penat seharian sambil menikmati makanan, cemilan, dan minuman serta diiringi musik”

“Menu yang kami jual ada mie rebus dan mie goreng, mie sosis, serta tersedia es jomblo, bagi yang tidak jomblo juga boleh ikut menikmati” Ujarnya

Reporter: Ananda Budiman

Berita Lain 👇