Alami Penyakit Hingga Kakinya Diamputasi, Pasutri Ini Butuh Bantuan

Lamsel, www.libasmalaka.com – Muhammad Rava Alfarizi (8) Anak dari pasangan Dedi dan Marlina warga Rt.03 Rw.02 Desa Gayam Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan terpaksa di amputasi

Pasalnya, Anak dari kedua pasangan suami istri tersebut menderita penyakit Jaringan pembuluh darah mati yang lama diderita hingga mengharuskan  salah satu kakinya di amputasi.

Di rilis jurnalis-jc.com, Berawal dari kecelekaan tunggal yang dialami Dedy bersama Muhammad Rava Alfariz (anak -Red) hingga kaki anaknya mengalami jaringan pembuluh darahnya mati.

“Kecelakaan tunggal yang kami alami, hingga kakinya mengalami jaringan pembuluh darahnya mati,” Terang Dedy kepada awak media. Minggu (10/01/2020).

Berbagai usaha pengobatan yang telah ditempuh mulai non medis sampai akhirnya dibawa ke RSU Graha Husada tuk menjalani perawatan selama dua hari.

Dikarenakan faktor ekonomi, keluarga tidak sanggup untuk meneruskan perawatan tersebut lalu Edi dan istri memilih jalan untuk pulang.

Kondisi kaki yang semakin memburuk hingga menanah dan mengeluarkan bau tak sedap, Bermodalkan BPJS, Muhammad Rava Alfarizi pun kembali dirawat ke Puskesmas Penengahan hingga dirujuk ke RSU Bob Bazar Skm Kalianda tak sampai disitu, Muhammad Rava Alfarizi pun kembali di rujuk ke RSU Airan Raya di Wayhui Bandar Lampung.

Karena karena faktor ekonomi terbatas, kedua orang tua Muhammad Rava Alfarizi, pasangan suami istri itupun mengeluh dikarenakan beban yang dipikul terasa sangat berat dirasakan.

Sebagai orang tua, Dedy berharap uluran tangan kepada instansi terkait baik dari Pemerintahan, Swasta dan para dermawan agar dapat meringankan beban yang alaminya,

“Saat ini anak saya masih menjalani perawatan, walaupun saat ini sudah dirumah,” Ungkapanya.

Sambil berbincang bincang bersama Andarmin  jurnalis media online jurnalis-jc.com, Dedy menuturkan bila ia berasal dari Kecamatan Palas, tak lama kemudian ada salah satu donatur memberikaan bantuan tongkat kruk ktiak,

Terpisah, Hendri Kades Gayam saat dikonfirmasi, membenarkan ada warganya mengalami kecelekaan tunggal sehingga kaki anaknya alami jaringan pembuluh darahnya mati.

“Berawal dari kecelakaan dan menjadi seperti saat ini Menyebabkan salah satu kakinya yang harus di amputasi,” Tuturnya.

Mendengar ada warganya alami musibah, Pemerintahan desa cepat tanggap terhadap warganya.

“Untuk itu hal layaknya akan memberikan bantuan semampu dan semaksimal mungkin baik tenaga, fisik, ekonomi atau yang lainnya, Pungkasnya.

Peduli Sesama Mari Sisihkan Rezeki

Bank BRI

No Rek : 581401015032533

An : Marlina ( ibu Rava/pasein )

Berita Lain 👇