Desa Karya Tunggal Wakili Lamsel Lomba   P3KSS  Dan GSI/PSI, Tingkat Provinsi Tahun 2019

Spread the love

Lamsel LAMPUNG,  www.libasmalaka.com – Desa Karya Tunggal Kecamatan Katibung terpilih mewakili Kabupaten Lampung Selatan pada lomba Program Terpadu Peningkatan Peran Perempuan Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P3KSS) dan Gerakan Sayang Ibu serta Pondok Sayang Ibu (GSI/PSI) Tingkat Provinsi Lampung, Hal itu terbukti Dangan adanya Tim penilai lomba desa dari Provinsi Lampung melakukan penilaian terhadap Desa Karya Tunggal. Rabu (21/8/2019)

Acara penilaian dihadiri Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto beserta Forkopimda dan seluruh Kades serta Camat SeLampung Selatan, acara diselenggarakan didesa setempat.

Pada sambutanya Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengatakan, Semula Desa Karya Karya Tunggal termasuk desa rawan ekonomi dengan tingkat pendidikan yang masih belum memadai, Namun berkat keterpaduan dalam pembinaan dari semua pihak terkait, baik dinas instansi, Tim Penggerak (TP) PKK, maupun pihak swasta yang peduli akan kemajuan desa, saat ini secara bertahap masalah tersebut bisa diatasi.

“Syukur Alhamdulillah, saat ini Desa Karya Tunggal sudah lebih baik. Nanti, tim penilai dapat secara langsung melihat situasi dan kondisi di lapangan,” kata Nanang

Ia berharap, Pembinaan yang dilakukan bukan hanya sebatas seremoni, yang hanya mengejar juara ketika adanya perlombaan. Sebaliknya, kegiatan P3KSS dan GSI/PSI diharapkan memberikan dampak perubahan ke arah yang lebih baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya di Desa Karya Tunggal.

“Semoga apa yang diharapkan masyarakat Desa Karya Tunggal mendapat ridha dan keberkahan dari Allah SWT,” Imbuhnya

Sementara, Ketua Tim Penilai provinsi Bayana dalam sambutannya menjelaskan, Tujuan dari penilaian adalah untuk melihat sejauh mana upaya pembinaan yang dilakukan oleh Pemkab Lampung Selatan dalam mempersiapkan masyarakat. Terlebih, membina ibu-ibu untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Yang perlu kami perhatikan adalah bagaimana pemerintah daerah mendidik masyarakat, terutama kaum ibu untuk memperbaiki kesejahteraan keluarganya. Lalu, bagaimana mengubah pola pikir agar tidak membedakan antara anak laki-laki dan perempuan, Sehingga pada masa depan mereka dapat mendapatkan kehidupan yang lebih baik,” Jelasnya

Adapun materi penilaian dalam lomba P3KSS meliputi tiga bidang, yakni administrasi, kemampuan kader, dan inovasi desa.

“Lomba P3KSS dan GSI/PSI bukan hanya sekedar seremoni saja. Ini adalah wujud dari keberhasilan pemerintah daerah dalam membina masyarakatnya,” Pungkasnya. (kurdi/Saf)

About Post Author