Ming. Sep 20th, 2020

Target Pempus Tahun 2019 Air Bersih Mencapai 100%

Malaka.NTT.libasmalaka.com- Pemerintah pusat menargetkan pada tahun 2019 Akses Air bersih sudah harus mencapai 100% demikianpun dengan sanitasi yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Semangat pemerintah pusat tersebut sejalan dengan perwujudan program STBM yg dijalankan di Kabupaten dan kota.
Kabupaten Malaka sebagai salah satu kabupaten di wilayah perbatasan

Melihat persoalan Sanitasi sebagai persoalan yang masih harus diperhatikan oleh semua semua sektor bukan hanya sektor kesehatan.
Kegiatan STBM sebagai bagian kerja sama Pemerintah Kabupaten Malaka, Yayasan Plan International Indonesia dan Yayasan Pijar Timur sebagai mitra

kegiatan Implementasi diawali dengan kegiatan Roadshow baik di tingkat kabupaten dan di seluruh Kecamatan di wilayah kabupaten Malaka.

Setelah Malaka Timur, kali ini Yayasan Plan hadir dengan kegiatan Roadshow STBM kecamatan di Sasitamean Kegiatan ini juga melibatkan 2 kecamatan lain seperti Io kofeu dan laenmanen.

Tujuan dari kegiatan Roadshow selain memperkenalkan program dan strategy yang akan dilakukan dalam implementasi di level desa,

Kegiatan Roadshow ini juga sebagai ajang untuk membentuk Tim STBM Di tingkat kecamatan sebagai gugus Tugas lintas sektor yang akan mengawal pelaksanaan program Di tingkat kecamatan dan desa hal ini disampaikan oleh Coordinator NTT Yayasan Plan International, Robertus Rio Putra kitka melaksanakan kegiatan Roadshow di kabupaten Malaka Provinsi NTT kamis (25/04/19)

Coordinator NTT Yayasan Plan International, Robertus Rio Putra. dalam materinya,
“kegiatan STBM juga harus menjadi perhatian desa untuk didanai melalui Dana Desa. Secara aturan sangat di bolehkan, dan potensi Dana Desa yang ada harus dimanfaatkan dengan baik Untuk persoalan di desa seperti Sanitasi.

Hal senada juga di sampaikan Kepala Sub Bidang Sosial Budaya, Frans Bauk dikatakan, “Pokja AMPL adalah kelompok kerja lintas sektor yang akan mendukung kegiatan STBM. “Mari kita melihat hal ini sebagai persoalan bersama bukan hanya persoalan sektor kesehatan semata.kata Bauk.

Kegiatan di hadiri oleh Danramil 1605/04 Betun, Mayor Infanteri Tasdiq Prawoto, beberapa kepala puskesmas di wilayah Kecamatan Sasitamean,
Iokufeu ,Laenmanen dan unsur kepala desa serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat*(Edi-Ananda)

%d blogger menyukai ini: