Heru MAKI : Skandal Korupsi Tulungagung Terkuak, OTT Jadi Pintu Awal Pengusutan
TULUNGAGUNG – Ketua MAKI Jawa Timur Koordinator Wilayah Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa perkara ini harus dibuka secara menyeluruh dan tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan semata.
“Kasus ini harus dibuka secara terang benderang. Publik berhak mengetahui bagaimana pola dugaan korupsi itu berjalan, siapa saja yang terlibat, dan ke mana aliran dana tersebut mengalir,” tegas Heru.
Ia juga menilai pemeriksaan terhadap banyak pejabat menunjukkan bahwa penyidik sedang memetakan kemungkinan adanya jaringan penerima manfaat dari praktik korupsi tersebut.
“Kalau memang ditemukan fakta hukum baru dalam proses penyidikan, maka peluang munculnya tersangka baru sangat terbuka. Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada satu atau dua orang saja,” ujarnya.
Kasus OTT Tulungagung kini menjadi cermin keras buruknya tata kelola kekuasaan daerah ketika birokrasi kehilangan integritas. Publik menunggu keberanian KPK untuk membongkar seluruh rantai dugaan korupsi hingga ke level tertinggi tanpa kompromi.
Sebab jika praktik setoran OPD, pengondisian proyek, dan pemotongan anggaran benar terjadi secara sistematis, maka yang rusak bukan hanya individu pejabat, melainkan keseluruhan moral pemerintahan daerah itu sendiri. (yud)
