Kades Kamanasa Bersama Warganya  Terus Kembangkan Potensi Yang Ada & Implementasikan Gagasan 3-K

Spread the love

Bali.libasmalaka.com- Kepala desa (kades) Kamanasa dan masyarakat bakal terus bersinergi untuk memajukan desa dengan berinovasi mengembangkan semua potensi sumber daya alam dan Budaya

\"\"

\”Selain Wisata Budaya rumah Adat. Produk wisata paling terkenal di Desa Kamanasa adalah Kain Tenun Ikat baik untuk wanita maupun pria dengan berbagai macam model dan jenis motifnya. Proses pembuatanyaun masih menggunakan cara tradisional baik bahan maupun peralatannya. Ungkap Kepala Desa Kemanasa ,Agustinus Bere Nahak, saat ditemui media ini di Hotel Bendesa Legian, Kuta Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung Provinsi Bali usai melakukan studi banding Rabu 7 November 2023

\"\"

Studi banding diikut oleh 17 kepala desa se- kecamatan Malaka tengah kabupaten Malaka provinsi NTT  terkait pengelolaan Desa Wisata, Budaya, Badan Usaha milik Desa (BUMDes), Pertanian, dan pengolahan sampah yang sukses dan berhasil dilakukan BUMDes Desa Kesiman kecamatan Karta langu Kota Denpasar Timur Provinsi Bali ,

\"\"

Menurut Agus Bere Nahak sepulangnya dari Bali ini bersama warga Desanya mengembangkan potensi yang ada dan mengimplementasikan gagasan Bupati Malaka yaitu Konsep Kebun Kolam Kandang (3K) melihat kondisi harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar yang makin naik dengan memilik 3K tentunya menambah penghasilan juga untuk kebutuhan keluarga pemilik 3K sendiri.

Jadi. Lanjut Agus Bere Nahak. untuk Desa kamanasa dalam waktu dekat fokus untuk membuat kolam dan kami juga mengadakan Bak penampung guna untuk mengairi persawahan, sehingga.masyarakat,pada saat musim kedua debet air berkurang,bisa bermanfaat bagi masyarakat, dengan demikianlah tidak ada masalah perebutan air juga mengimplementasikan 3-K. Katanya

\"\"

Bupati Malaka Dr. Simon Nahak, S.H.,MH, mengatakan sukses pembangunan desa tergantung dari inovasi dan kreatifitas kades bersama masyarakat desa, dengan mengembangkan semua potensi sumber daya alam yang dimiliki, baik untuk pengembangan obyek pariwisata, pertanian maupun sektor perkebunan rakyat, termasuk dalam upaya peningkatan ekonomi kerakyatan,\” katanya

 

Sekarang ini, lanjut Simon Nahak, kepala desa, perangkat desa serta pendamping desa, dapat bersinergi bagaimana pengelolaan dan perencanaan desa bisa tepat sasaran hingga bisa menggerakkan ekonomi dan pembangunan desa. \”Dengan menggerakan ekonomi, desa akan mandiri dan produktif dalam menghasilkan produk- yang baik. Dengan demikian tidak saja berimbas pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memajukan dan mengembangkan desa,\”ujarnya.

Selain itu, Berharap kepala Dasa yang belum membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), agar segera membentuknya, karena itu dapat mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, baik yang berkembang menurut adat istiadat dan budaya setempat, maupun kegiatan perekonomian yang diserahkan untuk di kelola oleh masyarakat melalui program atau proyek pemerintah dan pemerintah daerah.

\”Pembentukan BUMDes diharapkan mampu memaksimalkan potensi masyarakat desa dari aspek ekonomi, sumber daya alam dan sumber daya manusianya. pendirian BUMDes juga menyerap tenaga kerja desa, meningkatkan kreatifitas dan membuka peluang usaha ekonomi produktif mereka yang berpenghasilan rendah,\” sepulangnya dari sini diharapkan kepala desa menerapkan salah satu hasil Studinya jangan sekembalinya dari sini tidak ada hasil sama sekali.tutup Bupati Simon Nahak.(Edi.S)