Tahun 2021 Kementerian Desa PDTT Tetapkan Weoe Jadi Desa Maju
libasmalaka.com – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menetapkan kriteria kondisi perkembangan desa dan masyarakat dalam Indeks Desa Membangun (IDM) yang bertujuan mengarahkan ketepatan intervensi dalam kebijakan dengan korelasi intervensi pemerintah yang tepat sesuai partisipasi masyarakat.
Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Malaka, Agustinus Nahak, S. Ip melalui Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) dan Pembangunan Perdesaan, Ferdinand Hendro Babu, S. Ip kepada wartawan di Betun, Rabu (7/7/21) mengatakan tim verifikasi yang terdiri dari Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Koordinator Tenaga Ahli P3MD Kabupaten melakukan verifikasi data yang disiapkan setiap pemerintah desa yang didampingi pendamping lokal desa dan pendamping desa.
Hasil verifikasi tim tersebut, kata Hendro menempatkan Desa Weoe sebagai Desa Maju berdasarkan pengukuran IDM dengan sejumlah komponen di antaranya ketahanan sosial seperti akses pendidikan, kesehatan, modal sosial dan permukiman. Komponen lain, ketahanan ekonomi yang berkaitan dengan akses perdagangan pasar, logistik, perbankan dan kredit keterbukaan wilayah. Sedangkan komponen ekologi berkaitan dengan kualitas lingkungan, bencana alam dan tanggap bencana.
Dijelaskan, hasil pengukuran komponen dalam IDM sesuai aplikasi yang tersedia itu selanjutnya diverifikasi tim. \”Dan secara keseluruhan, 127 desa di Kabupaten Malaka menempatkan Desa Weoe sebagai Desa Maju,\” kata Hendro sambil menambahkan hasil kerja verifikasi tim tersebut dikirim ke Kemendes PDTT untuk dikukuhkan melalui surat keputusan.
Selanjutnya, IDM bertujuan menetapkan status kemajuan dan kemandirian desa, dan menyediakan data dan informasi dasar bagi pembangunan desa. \”Artinya dengan penetapan status Desa Weoe sebagai Desa Maju tidak menutup kemungkinan untuk perhitungan besaran alokasi dana desa oleh Kementerian Keuangan untuk memajukan desa,\” lanjut Hendro.
Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH dalam kunjungan kemasyarakatan di Kecamatan Wewiku dan Rinhat yang berlangsung sejak Selasa (6/7/21) hingga Rabu (7/7/21) menekankan pentingnya kehidupan masyarakat desa yang mandiri.
Bupati Simon mengatakan perlunya terobosan dan inovasi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat desa dalam memajukan wilayah demi hidup masyarakat yang mandiri. Terobosan dan inovasi tersebut dilakukan dengan mengelola potensi sumber daya manusia dan potensi wilayah desa.
Secara konkrit, Bupati Simon menyebut perlunya inovasi tenaga kesehatan yang sudah memiliki surat tanda registrasi (STR) dan tenaga pertanian yang sudah menyelesaikan pendidikan. Pemerintah mengharapkan para tamatan dengan spesifikasi ilmu kesehatan dan pertanian yang memiliki keterampilan untuk bekerja sama dalam kelompok demi melayani masyarakat karena dapat difasilitasi pemerintah.(ans)
