7 November 2026

Bupati Indah: Penataan PB Sudirman Harus Nyaman bagi Pejalan Kaki dan Menghidupkan UMKM

P1764368_copy_1024x683
Spread the love

LUMAJANG – Penataan pedestrian di sepanjang Jalan PB Sudirman, Kabupaten Lumajang, diarahkan tidak hanya untuk menghadirkan ruang pejalan kaki yang nyaman, tetapi juga menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan penataan kawasan tersebut tetap memperhatikan keberadaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar pembangunan fasilitas publik dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi lokal.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa pedagang yang selama ini beraktivitas di sekitar kawasan PB Sudirman tetap menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah. Penataan akan dilakukan dengan mengatur lokasi usaha agar lebih tertib tanpa mengganggu fungsi utama pedestrian sebagai ruang bagi pejalan kaki.

Sejumlah pedagang nantinya akan dicarikan tempat yang lebih representatif, termasuk dengan mempertimbangkan pemanfaatan area plaza sebagai ruang aktivitas usaha.

“Ini saya perbaiki supaya UMKM-nya juga jalan. Nanti kita atur, kita carikan tempat yang lebih baik. Kita kasih tempat di plaza,” ujar Bupati, Jumat (6/11/2026).

Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu memberikan manfaat yang seimbang, baik dari sisi kenyamanan ruang publik maupun keberlanjutan usaha masyarakat. Dengan penempatan yang lebih tertata, pedagang diharapkan tetap memiliki ruang untuk menjalankan kegiatan ekonomi, sementara pengunjung dapat menikmati kawasan pedestrian dengan lebih nyaman.

Konsep tersebut membuka peluang bagi kawasan PB Sudirman untuk berkembang sebagai ruang publik yang tidak hanya mendukung mobilitas pejalan kaki, tetapi juga menjadi tempat interaksi sosial dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dari sisi pekerjaan fisik, pembangunan pedestrian saat ini telah memasuki tahap pemadatan material di sekitar STA 400 hingga STA 500. Proses tersebut menggunakan alat berat untuk memastikan kepadatan lapisan dasar sebelum pekerjaan berlanjut ke tahapan berikutnya.

Pelaksanaan pekerjaan juga menyesuaikan kondisi lalu lintas karena Jalan PB Sudirman merupakan salah satu jalur utama di Kabupaten Lumajang. Pengecoran umumnya dilakukan pada malam hari, mulai sekitar pukul 20.00 WIB, untuk meminimalkan gangguan terhadap mobilitas masyarakat.

Melalui penataan yang mengintegrasikan fungsi pedestrian dan ruang usaha, Pemkab Lumajang berharap revitalisasi Jalan PB Sudirman dapat menghadirkan kawasan perkotaan yang lebih tertib, nyaman, dan tetap produktif. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya memperbaiki wajah kota, tetapi juga memberi ruang bagi UMKM untuk terus berkembang. (Yud)

About Post Author