10 Oktober 2026

Heru MAKI Bereaksi Keras atas Dugaan Bullying Sherlin di Banyuwangi, Bidang Hukum MAKI Jatim Siap Dampingi Korban

IMG-20261010-WA0050
Spread the love

BANYUWANGI – Ditengah persiapan giat Pameran dalam rangka Hari Jadi Pemprov Jatim yang ke 81 Tahun,Riawan Syamsir,pengurus MAKI Jatim tiba tiba mendapat laporan yang sangat serius berkaitan dengan dugaan praktik Bullying.

Laporan yang diterima via telpon pukul 17:15 WIB (09/10) tersebut berasal dari Bu Eva,orang tua Sherlin,siswi kelas 3 MTs Muncar Banyuwangi,dimana disampaikan bahwa kemarin malam (09/10) diduga putrinya mengalami kejadian dugaan bullying.

Dilaporkan Bu Eva,Berawal dari cerita bahwa menjelang malam hari (09/10),sherlin yang tinggal dengan neneknya ini tiba tiba dijemput sama beberapa temannya dengan alasan diajak keluar sebentar.

Setelah berpamitan dengan neneknya,sherlin mengikuti beberapa teman temannya tersebut dan endingnya ternyata sherlin diajak ke salah satu pantai di Kabupaten Banyuwangi,dan terlihat ditempat tersebut ternyata beberapa teman perempuan lainnya sudah menunggu.

Tanpa mengetahui kejelasan permasalahannya,tiba tiba sherlin didorong hingga jatuh terjerembab,disertai dengan suara teriakan teriakan oleh temen perempuannya,dan Tidak hanya berhenti disitu,sherlin diduga juga menerima pukulan,tamparan,injakan,tendangan dan dijambak rambutnya oleh temen teman perempuan tersebut.

Beruntung dari salah satu temen perempuan tersebut,melakukan upaya perekaman via video pada ponselnya dan kemudian video tersebut diunggah pada linimasa media sosial,walaupun diduga hari ini (10/10) unggahan video tersebut akhirnya dihapus oleh yang bersangkutan.

Ibu Eva,orang tua Sherlin menyampaikan rasa kecewa luar biasanya atas kejadian dugaan Bullying yang menimpa putrinya dan menyatakan sikap emosi serta tidak terima dan secara khusus menghubungi pengurus MAKI Jatim dalam rangka permohonan bantuan pendampingan hukum untuk melaporkan dugaan Bullying tersebut ke ranah hukum.

Pasca menerima laporan,Riawan Syamsir langsung meneruskan laporan tersebut kepada Heru MAKI,Ketua MAKI Koorwil Provinsi Jawa Timur yang kebetulan juga sedang berada di Banyuwangi untuk melakukan cross cek persiapan pameran.

“Setelah menerima laporan,saya teruskan laporan Bu Eva,orang tua Sherlin tersebut kepada Kakanmenag Banyuwangi serta Kepala Kanwil Kemenag Jatim,dan saya sudah perintahkan bidang hukum MAKI Jatim untuk bertemu besok dengan Bu Eva berkenaan dengan persetujuan surat kuasa hukum dari orang tua Sherlin kepada Bidang Hukum MAKI Jatim,”jelas Heru MAKI.

Heru MAKI tentu saja menyesalkan kejadian dugaan praktek Bullying tersebut ditengah gencarnya kegiatan Deklarasi Anti Bullying yang juga tengah dipersiapkan sebagai kegiatan resmi dalam agenda pameran peringatan HUT Pemprov Jatim yang ke 81 Tahun di Pancoran Park,Rogojampi,Banyuwangi.

Dalam kegiatan pameran tersebut,giat Deklarasi Anti Bullying akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2026 (hari Sabtu) dan akan diikuti oleh jajaran perwakilan siswa PG/PAUD/TK/SD/SMP/SMA/SMK/MI/MTS/MA Negeri dan Swasta se Kabupaten Banyuwangi. (Yud)

About Post Author