18 September 2026

Pemdes Belambangan Berencana Siapkan Pengolahan Sampah, UPTD SDN Belambangan Sambut Baik

InCollage_20260918_145241460~2
Spread the love

libasmalaka.com, Lamsel — Rencana Pemerintah Desa (Pemdes) Belambangan, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) berencana untuk mengembangkan pengolahan sampah mendapat sambutan positif dari Kepala UPTD SDN Blambangan, Yulinasari, S.Pd.SD

Yulinasari menilai, program tersebut menjadi langkah penting untuk mengubah sampah yang selama ini hanya berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA) menjadi sesuatu yang memiliki nilai manfaat.

“Selama ini sampah dari sekolah hanya dibuang ke TPA, setelah itu selesai begitu saja. Apalagi sekarang ada tambahan sampah dari program MBG (Makan Bergizi Gratis),” ujar Yulinasari saat menanggapi rencana Pemdes Belambangan di Musrenbangdes, Jum’at (18/09/2026)

Menurutnya, sampah sisa makanan dari MBG apabila tidak dikelola dengan baik justru berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama karena dapat mengundang lalat dan menimbulkan bau tidak sedap.

Karena itu, dirinya menyambut baik apabila Pemdes Blambangan benar-benar merealisasikan program pengolahan sampah.

“Kalau ada pengolahan sampah, sampah dari MBG ini tentunya bisa lebih bermanfaat. Sampah organik bisa diolah, bahkan dapat dimanfaatkan menjadi pakan ternak, salah satunya melalui budidaya maggot,” jelasnya.

Tak hanya soal sampah, Yulinasari juga membuka peluang kerja sama antara pihak sekolah dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Blambangan.

Menurutnya, di lingkungan sekolah terdapat potensi ekonomi berupa kerajinan tapis yang selama ini dikerjakan oleh para pengrajin.

“Kami juga berharap bisa bekerja sama dengan BUMDes. Di sekolah ada pengrajin tapis. Nantinya produk yang dihasilkan bisa dibantu pemasarannya melalui BUMDes,” ungkapnya.

Dengan demikian, menurut Yulinasari, keberadaan sekolah tidak hanya menjadi tempat pendidikan, tetapi juga dapat ikut mendorong pengembangan potensi ekonomi masyarakat desa.

Sementara itu, Kepala Desa Blambangan, A. Rahmad, S.IP, menyambut baik gagasan yang disampaikan Kepala UPTD SDN Blambangan tersebut.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah desa, sekolah dan BUMDes dapat menjadi langkah strategis untuk mengembangkan pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Pemdes Blambangan pun diharapkan tidak hanya menjadikan sampah sebagai persoalan lingkungan, tetapi mampu mengubahnya menjadi sumber manfaat dan nilai ekonomi bagi desa.

Program tersebut sekaligus membuka peluang lahirnya ekosistem ekonomi desa yang menghubungkan pengelolaan sampah, pendidikan, peternakan, kerajinan, hingga pemasaran produk lokal melalui BUMDes.

“Rencana tersebut akan kita realisasikan kalau dana kita memadai, Masalah nya Dana Desa kita di 2026 ini kecil,” Ucapnya.

“Kita lihat nanti DD kita yah,” Tutupnya

Musrenbangdes Belambangan dihadiri, Toharudin, SE, kasi Ekobang mewakili Camat Penengahan bersama USPIKA Kecamatan Penengahan, BPD, PKK, LPM, BUMDES dan tokoh masyarakat, (Saf)

About Post Author