23 Agustus 2026

Prof. Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo: Jangan Lengah, Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT — Jangan Sampai Bantuan Dikorupsi!

Screenshot_20260823-184951
Spread the love

libasmalaka.com — 23 Agustus 2026 Pakar Hukum Internasional dan Ekonom, sekaligus Presiden Partai Oposisi Merdeka, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., meminta Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto, untuk segera mengerahkan seluruh jajaran pemerintahan — dari Menteri, Gubernur, hingga Bupati dan Wali Kota — agar tidak lengah dalam menangani bencana alam gempa bumi yang melanda Kabupaten Nagekeo dan sejumlah wilayah lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

  “Kami berharap Bapak Presiden segera memerintahkan seluruh pimpinan tinggi negara maupun kepala daerah: Gubernur, Bupati, Wali Kota, untuk tidak lalai. Di mana pun bencana terjadi, gunakan Dana Tak Terduga untuk mengantisipasi dan menolong masyarakat. Jangan lalai, dan jangan sampai bantuan kemanusiaan malah ditilep atau dikorupsi!” tegas Prof. Sutan Nasomal dalam pernyataannya dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Cijantung, Jakarta, Minggu (23/8/2026).

DATA KERUSAKAN DAN DAMPAK BENCANA

Berdasarkan laporan yang dikumpulkan dari para relawan dan data sementara BNPB, kerusakan sangat masif di sejumlah kabupaten:

– Manggarai Timur: Puluhan ribu rumah rusak dan tidak layak huni. Warga terpaksa tidur di alam terbuka tanpa tenda. Listrik padam, akses jalan rusak parah, kendaraan sulit melintas. Jembatan Dampek di Kecamatan Lamba Leda Utara juga putus/rusak.

– Manggarai Barat: 6.541 rumah rusak — 2.539 rusak berat, 1.039 rusak sedang, 2.963 rusak ringan.

– Kabupaten Ngada: 4.914 rumah rusak.

– Kabupaten Sikka: 11.862 warga mengungsi, 2.560 rumah rusak akibat gempa magnitudo 7,7 yang berpusat di Mbay-Nagekeo, Sabtu (15/8/2026).

KONDISI YANG MENDESAK DITANGANI

– Bayi usia 1 bulan hingga balita 5 tahun sangat membutuhkan makanan khusus dan perlindungan — kini tidur di alam terbuka.

– Lansia rentan jatuh sakit karena tidak ada tempat berlindung yang layak.

– Rumah sakit dan Puskesmas belum mampu memberikan penanganan yang memadai bagi korban luka-luka dan patah tulang.

– Gereja, masjid, sekolah, hingga gedung pemerintahan rusak parah.

– Akses komunikasi terhambat karena listrik padam luas.

SERUAN GERAK CEPAT DARI TEMPAT BENCANA

Bernadus, warga Manggarai Timur yang melaporkan kondisi di lapangan, meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah NTT untuk bergerak secepatnya.

“Semua jalan rusak, kendaraan tak bisa lewat membawa pengungsi. Kami butuh bantuan segera. Hanya tenda yang aman saat ini. Tapi sampai sekarang belum cukup,” ungkapnya

TANGGAPAN PROF. SUTAN NASOMAL

“Bencana ini merugikan, meresahkan, dan mengancam jiwa rakyat. Ini saatnya seluruh pemimpin negara dan daerah bekerja sungguh-sungguh, bukan sekadar janji. Dana Tak Terduga harus digunakan untuk rakyat. Jangan ada satu rupiah pun yang dikorupsi di tengah penderitaan rakyat. Saya minta Presiden Prabowo segera memerintahkan semua jajaran untuk turun tangan dan memastikan bantuan sampai langsung ke tangan korban.”

Nara Sumber:

Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H.

— Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), Rektor STIA–STIH Pronass.

Pelapor: Bernadus (Manggarai Timur, NTT)

Catatan Redaksi: Berita ini disampaikan berdasarkan laporan lapangan dan pernyataan resmi narasumber, demi kepentingan publik dan desakan kemanusiaan. Pemerintah diminta merespons segera.

About Post Author