Terbentur Anggaran Belum Sepenuh Hati Layani Masyarakat, Pemdes Kemukus Akan Rabat Beton 150 Meter
Lamsel, libasmalaka.com – Pemerintah desa (Pemdes) Kemukus Kecamatan Katapang Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) akan merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan rabat beton dijalan ingkungan di Dusun tiga.
Rencananya pembangunan infrastruktur jalan tersebut akan dibangun pada anggaran dana desa (DD) tahap 2 yang di perkirakan pencairanya pada awal bulan November 2025,” Itupun kalau tidak meleset, dikhawatirkan akan mundur di pertengahan bulan, yang pasti DD cair ke rekening desa kita langsung bangun rabat beton di Dusun tiga,” Ungkap Kepala desa (Kades) Kemukus, Sumardi dibalai desa setempat, Jum’at (24/10/2025)
Sumardi menerangkan volume pembangunan rabat beton diDusun tiga panjang 150 meter, Lebar jalan 2,5 meter, pembangunan infrastruktur jalan itupun menelan anggaran sekitar Rp 70 juta.
“Ya itulah sisa anggaran DD 2025 yang bisa kita bangun untuk rabat beton, dapatnya hanya segitu, lumayan lah 150 meter,” Terang Sumardi.
Selain dari insentif para Kader, Rt dan Linmas dari anggaran DD itu juga ada untuk dana ketahanan pangan yang di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebesar 20% dari pagu anggaran ditambah bantuan langsung tunai (BLT),” Selain dari rabat beton kita juga akan merapikan lapangan, jadi lapangan itu akan kita ratakan pengerjaan yah nunggu DD tahap 2 ini cair,” Lanjut Sumardi.
Belum terealisasinya usul-uslan yang telah menjadi prioritas di 2025, Sumardi berharap warga masyarakat untuk sabar mengingat terbatasnya anggaran sehingga Pemdes Kemukus belum mampu sepenuhnya melayani masyarakat,” ya itu karena anggaranya terbatas dan sudah diposnya masing-masing,” Ujar Sumardi.
“Belum lagi di anggaran DD 2026, Ada wacana maksimal 30% untuk anggunan Koperasi desa Merah Putih (KDMP) ditambah ketahahan pangan 20%, dan maksimal BLT DD 15%, makanya belum sepenuhnya melayani masyarakat karena terbenturnya anggaran itu,” Imbuhnya.
Kendati demikian Pemdes Kemukus tetap semangat dalam melayani masyarakat menurut Sumardi hadirnya perangkat desa dikantor desa pada jam kantor yang sudah ditentukan itu juga demi melayani masyarakat,” Walaupun kita sudah pulang kantor tapi masyarakat membutuhkan bantuan kita ya tetap kita layani,” Ucapnya.
“Seperti pelayanan yang sedang berjalan ini, ada warga kurang mampu yang sedang sakit terus warga itupun meminta tolong untuk dihantarkan ke rumah sakit lalu kita hantarkan warga tadi ke rumah sakit,” Jelas Sumardi (saf)
