Bupati : Lounching Beras Brand Nona Malaka Berkat Kerja Keras Semua Pihak

0
Spread the love

lbasmalaka.com- Pemerintah kabupaten Malaka melaunching Beras Brand Nona Malaka Di Rumah Produksi Beras Brand Nona Malaka, Desa Kamanasa Kecamatan Malaka Tengah kabupaten Malaka Propinsi Nusa tenggara timur Senin, 12 Desember 2022

Bupati malaka Dr.Simon Nahak, SH.,MH,  dalam sambutannya menyampaikan,  launching hari ini berkat kerja keras Dinas pertanian Malaka dan semua pihak yang terlibat yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu

Pada kesempatan itu Bupati Simon juga mengucapkan terimakasih kepada awak Media yang setia mengawal kegiatan – kegiatan pemerintahan kabupaten Malaka, berharap menulis apa yang dilakukan dan di kerjakan apa adanya,   sehingga datanya bukan data palsu karena kepalsuan itu tidak menjamin.

\"\"

Lanjut Bupati Simon menyampaikan, \”Baek Sonde Baek tanah tanah Timor Lebe Baek Baik sonde Bae Ray Malaka Lebe Baek ,

Moto sederhana ini bukan saya yang ciptakan, itu sudah warisan penyair Nusa tenggara timur, bahkan ada lagunya,

Besong jangan bilang tanah Timor sonde Bae, Bae sonde Bae , tanah Timor lebe Bae ,

itu sair lagun yang selalu dikenang, istilahnya contoh pribadi saya merantau sampai keliling dimanapun harus kembali ke kabupaten Malaka Karna ada moto Bae sonde Baek tanah Timor lebe Bae

Terang , Bupati Malaka yang juga dosen hukum Universitas Warmadewa (Unwar) Denpasar Bali ini,

\”Ini sesungguhnya secara filosofis untuk memberikan motivasi kepada anak daerah agar jangan suka membesar besarkan atau memuji – muji orang lain sementara milikinya sendiri di abaikan,,

\"\"

\” Karena itu Saya selalu memberikan motivasi kalau bukan kita siapa lagi kalau bukan sekarang kapan lagi,

Saya sangat terinspirasi dengan potensi daerah kelahiran saya ini .Saya anak asli Malaka Fam Nahak tidak ada dari tempat lain Nahak hanya asal Malaka

Intinya bahwa , lanjut Bupati Simon, kita harus bangga memiliki wilayah kita sendiri, potensi kita cukup baik cukup luas kita punya lahan sawah yang begini luas jangan dibiarkan tidur, manusianya tidur untuk istirahat lahannya produktif menghasilkan , Karna kalau lahan tidur dan manusianya tidur kemiskinan tidak akan lepas dari diri kita , dan jangan bermimpi untuk makmur kata Bupati Simon

\"\"

\”Saya yakin dan percaya , apa yang kami lakukan hari ini belum sempurna , tapi bagi saya harus ada keberanian untuk memulai kalau kita tidak mulai dari sekarang kapan lagi dan kalau bukan kita Siapa lagi .aku bupati Simon

 

\” Saya kaji dan saya pelajari betul di kabupaten Malaka ada potensi yang sangat besar, lahan tidak boleh dibiarkan tidur , salah satu contoh perikanan dan kelautan kita punya potensi tapi ini semua harus dibenahi , pertanian, ya kalau kita jujur tidak salah kabupaten Malaka ini mempunyai lahan pertanian yang cukup luas di daratan Timor, dengan daerah lain itu sama – sama punya sumberdaya manusia sama -sama punya jumlah penduduk dan wilayah yang sama, tentu Kabupaten Malaka yang palin Nomor satu, Ini fakta

Pertanian menjadi hal sangat penting dan menjadi tantangan untuk kita semua kalau tidak mulai dari sekarang kita akan rugi sendiri, Saya mengakui memulai sesuatu dari awal itu sangat sulit. aku Simon Nahak lagi.

Potensi lain, imbuh bupati Simon, \” Kabupaten Malaka juga tidak kalah dengan peternakan dan Malaka tidak kalah dengan Pariwisata hingga kenapa kami membangun kerjasama dengan kampus atau perguruan tinggi

Terima kasih dukungan dariPelaksana Teknis (UPT) Perbenihan Dnas pertanian propinsi NTT, Dewi Manek Pihak bulog dan pihak – pihak terkait, lainya mari kita berkolaborasi mamajukan pertanian di NTT khususnya kabupaten Malaka

Mengenai Beras Nona Malaka mohon bantuannya untuk mendukung dan memberikan masukan bila ada kekurangan.pinta bupati Simon Nahak,

Pada bagian akhir bupati Simon Nahak menyampaikan Hari ini adalah hari istimewa dari tanggal hari dan tahun

\"\"

\”Kenapa Hari ini kami melaksanakan louching Karna dalam hitungan primbon Jawa tanggal 12 bulan 12 tahun 2022 adalah hari baik.

Sifat positifnya memberikan arah dan suri tauladan bagi siapa saja. Bilang Simon Nahak.

\"\"

Sementara Pemerintah Provinsi NTT mengakui keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka kepemimpinan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H.,M.H dan Wakil Bupati (Wabup), Louise Lucky Taolin, S. Sos yang melakukan terobosan dalam memroduksi beras brand Nona Malaka, sehingga bisa dilaunching hari ini Senin, 12/12/22

Apresiasi Pemprov NTT itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTT, Lecky Frederich Koli melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perbenihan Distan NTT, Dewi Manek dalam sambutannya saat launching beras brand Nona Malaka

Dewi mengatakan kunjungan kerja Bupati Simon ke Kantor Distan NTT, pekan lalu sebagai langkah tepat dalam komunikasi dan koordinasi pelaksanaan program Gubernur NTT dalam bidang pertanian di daerah. Kunjungan tersebut ditindaklanjuti, sehingga Distan NTT hadir di Kabupaten Malaka untuk menyaksikan acara launching beras brand Nona Malaka.

Menurutnya, apresiasi dan dukungan terhadap beras Nona Malaka tidak sebatas menghadiri acara launching beras Nona Malaka tersebut. Akan tetapi, Distan NTT juga menyalurkan bantuan berupa 50 unit alat tanam jagung untuk program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Gubernur NTT dan Swasembada Pangan kepemimpinan Bupati dan Wabup Malaka saat ini.

Terkait beras Nona Malaka, kata Dewi perlu bangga karena ada beras yang dihasilkan dari tanah Malaka. \”Potensi Malaka luar biasa,\” ujar Dewi sambil mengatakan beras Nona Malaka dapat memberi warna kepada masyarakat NTT. \”Bukan hanya beras Nona Kupang. Tapi, ada juga beras Nona Malaka. Ini bukan janji, tapi fakta,\” lanjutnya.

Diharapkan, produksi beras Nona Malaka terus berkelanjutan. \”Jangan bilang stok habis,\” kata Dewi .

\"\"

Dalam laporan panitia Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, drh.Januaria Maria Seran yang akrab disapa dokter Yeni,

\”Kemajuan suatu otonomi daerah yang sejahtera tergantung pada perencanaan yang terfokus pada visi dan misi pemerintahan yang sedang berjalan

Peran Dinas Pertanian sangat dominan untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat terutama untuk memenuhi kebutuhan makanan setiap hari hal ini tidak terlepas dari upaya untuk mewujudkan perencanaan pembangunan pertanian yang telah diprogramkan oleh bapak bupati dan wakil bupati Malaka yang dirancang dan dituangkan dalam sebuah visi misi untuk Swasembada pangan kabupaten Malaka

Kami melaporkan bahwa Lounchind brand beras Nona Malaka pada hari ini karena ada potensi-potensi dan luas tanam padi sawah yang ada di Kabupaten Malaka yang akan kami sampaikan bahwa potensi lahan pertanian lahan basah di Kabupaten Malaka yang ada pada 12 Kecamatan seluas 5.269 hektar are di mana yang sudah diolah seluas 5.181 dan yang belum diolah 88 hektare are

Luas tanam padi musim tanam satu periode Oktober dan Maret tahun 2021 2022 untuk 12 Kecamatan luasnya sebesar 4840 hektare are dan luas tanamnya juga 4.840 hektare are dengan produksi 31.82 ton produktivitas yang diukur oleh tim teknis Kami adalah 6,42

target tanam untuk musim tanam satu periode Oktober Maret tahun 2022 dan 2023 seluas 4.853 hektare dengan rincian intervensi dari APBD 2 Kabupaten Malaka untuk varietas Ciherang seluas 3.500 hektare, yang diintervensi dari APBN dengan padi inpari seluas 200 hektare dan padi Cakra buana 40 hektare are dan Swadaya dari masyarakat 1.113 Hektare Are sehingga target tanam tahun ini untuk musim tanam Satu dengan total 4.853 hektare

kami dari dinas pertanian menargetkan produksi yang akan kami capai pada musim tanam satu periode Oktober Maret tahun 2022 – 2023 untuk bisa memenuhi kebutuhan beras di Kabupaten Malaka adalah musim tanam Satu kami berada pada luasan 4.853 hektare dan pada musim tanam dua seluas 1000 hektare are dengan produktivitas yang diinginkan pada musim tanam Satu sebesar 6,44 ton per hektare Are dan pada musim tanam 2 5,75 ton per hektar are

kami berharap agar produksi beras yang dihasilkan sebanyak 23.246 ton yang mana konsumsi beras di dalam rumah tangga provinsi NTT per kilo gram perkapita pertahun 112,88 dan dari target produksi yang kami inginkan kami berharap bahwa di tahun 2023 kita memiliki surplus beras sebanyak 1006 ton. demikian laporan dokter Yeni.(Ed)

Tinggalkan Balasan