Malaka Tengah Jadi Bentangan Permadani Hijau Jelang Produksi Beras Brand Nona Malaka dan Fore Lakateu

Malaka Tengah Jadi Bentangan Permadani Hijau Jelang Produksi Beras Brand Nona Malaka dan Fore Lakateu

libasmalaka.com-Wilayah pertanian lahan sawah kurang lebih seluas 3. 850 hektar di Kecamatan Malaka Tengah menampakkan pemandangan yang asyik dan indah-menghijau. Sebagian besar lahan sawah ditanami padi dan siap dipanen saat ini.

Indahnya pemandangan lahan sawah di Kecamatan Malaka Tengah ibarat bentangan permadani hijau menjelang persiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka dalam memroduksi beras brand Nona Malaka dan kacang hijau brand Fore Lakateu.

Laurensius Bria Seran, petani Desa Harekakae Kecamatan Malaka Tengah kepada wartawan di Betun, Senin (16/5/22) mengatakan para petani sawah di Kecamatan Malaka Tengah merasa senang karena siap memanen padi yang ditanam saat ini.

Dikatakan, petani pantas bergembira karena olah lahan sawah yang baik karena ditunjang dengan air untuk irigasi yang cukup, pupuk dan benih. “Kondisi saat ini, masyarakat di Malaka Tengah siap panen padinya,” tandas Laurensius.

Terkait Program Swasembada Pangan untuk produksi beras brand Nona Malaka dan kacang hijau brand Fore Lakateu, Laurensius mengatakan perlu peningkatan saluran tersier, penyediaan pupuk dan benih yang tepat pada waktunya. Sehingga, para petani bisa mengolah lahan dan memanen hasil juga tepat pada waktunya.

Tidak hanya para petani yang mengolah lahan sawahnya. Sejumlah aparat sipil negara (ASN) juga mengolah lahan sawah dan siap panen saat ini. Agustinus Remigius Leki, S. Kom, M. Si, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Malaka juga senang bertani dan mengolah lahan sawahnya.

Tanpa menyebut luas lahan sawah yang diolah dan siap panen dalam minggu ini, Remigius kepada wartawan, Senin (16/5/22) menegaskan lahan sawah yang diolah memberi jaminan hasil yang memuaskan. Pemandangan lawan sawah yang membentang dari wilayah Malaka Tengah hingga Lakekun di Kecamatan Kobalima ibarat bentangan permadani hijau. Pemandangan lahan yang hijau dan sawah yang mulai menguning dapat memacu para petani untuk bekerja lebih giat.

Menurut Remigius, lahan sawah yang menghijau dan padi yang mulai menguning menjadi motivasi bagi para petani untuk bekerja dan mendukung Program Swasembada Pangan untuk produksi beras Nona Malaka dan Fore Lakateu kepemimpinan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH dan Wakil Bupati, Louise Lucky Taolin, S. Sos. Selain Remigius, beberapa pejabat ASN yang juga mengolah lahan sawah di antaranya Aloysius Werang, SH, MM, Kadis Pariwisata, Ferdinand Un Muti, S. Hut, M. Si, Plt BP4D, Vinsen Babu, S. Pi, M. Si, Kadis Nakertrans dan Marselina Klau, S. Ip, Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka.(*Edi)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: