PJ.Kades Litamali Tegaskan Kadus – RT Data Ulang Warga Yang Layak Dapat BLT -DD Jangan Pilih Kasih

PJ.Kades Litamali Tegaskan Kadus – RT Data Ulang Warga Yang Layak Dapat BLT -DD Jangan Pilih Kasih

libasmalaka.com-Penjabat (Pj) kepala Desa (Kades) Litamali,Valentius D. Pinto Lejap, S.Fil,M.Si, minta kepada setiap kepala Dusun(Kadus) hingga tingkat RT untuk mendata ulang warga masyarakat desa litamali harus data yang benar-benar layak dan membutuhkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT-DD)  dan jangan pilih kasih

Hal itu dikatakan Kades Valen Saat mengelar rapat Bersama Perangkat Desa diaula kantor desa litamali Kecamatan Kobalima kabupaten Malaka Propinsi NTT Sabtu (29/2/2022)

Rapat bertujuan guna persiapan mendata ulang penerima Bantuan bagi warga desa litamali.

“Kepada setiap kepala dusun hingga tingkat RT untuk mendata ulang warga masyarakat desa litamali, data yang benar benar layak dan  membutuhkan bantuan dan jangan pilih kasih , jangan ada perbedaan , Karna dia dari golongan merah atau putih , data keluarga yang berhak penerima manfaat yang memenuhi kriteria
tegas Valen

saat ditemua diruang kerjanya Menurut Valen , Selain Perpres 104 Tahun 2021 yang menekankan bahwa Bantuan Langsung Tunai Desa (BLT Desa) dianggarkan sebesar paling sedikit minimal 40% dari pagu dana desa yang diterima setiap desanya pada tahun 2022. Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) melalui peraturannya, yaitu PMK 190 Tahun 2021 juga memperkuat terkait kriteria calon penerima dan besaran alokasi bantuan langsung tunai dana desa yang wajib dianggarkan oleh Pemerintah Desa setiap bulannya.

Mengutip dari Permenkeu papar Valen,  Nomor PMK 190/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Dana Desa,  Pasal 33 menyebutkan  (1) BLT Desa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32 ayat (1) huruf a diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang memenuhi kriteria sebagai berikut keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di Desa tersebut dan diprioritaskan untuk keluarga miskin yang termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrem diantaranya

kehilangan mata pencaharian
mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun/kronis Terang  bilamana Data yang tidak tepat sasaran maka bantuanya tidak akan di berikan  dan kepala dusun bakal menerima akibatnya .tegas Valen .(Edi)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: