Kabupaten Malaka

Kapolres Malaka Bubarkan Kerumunan Pencaker Di BKPSDM Bersama Sekda

libasmalaka.com- Pencari kerja (Pencaker) berduyun- duyun datang ke Area Kantor Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) guna memasukan berkas lamaran dan tidak memperhatikan protokoler kesehatan (Prokes) Covid-19. Senin (26/7/2021)

Dikhawatirkan terjadi Cluster baru penyebaran Virus Corona

Kapolres Malaka AKBP Rudi Junus Jacob Ledo SH,S.IK,  bersama sekda malaka Donatus Bere, S.H turun ke lokasi guna membubarkan kerumunan tersebut

Kapolres Malaka minta kepada para calon tenaga kontrak Daerah (Teda) untuk tidak berkerumun Pemerintah Kabupaten Malaka TNI dan pihaknya kerap melaksanakan Sosialisasi Untuk Taat prokes agar bisa Secepatnya memutus rantai penyebaran Covid-19

“Jika terjadi kerumunan yah kita bubarkan, kita bubarkan karena kita waspada akan adanya kluster baru, ” kata Kapolres Rudy ledo

Kapolres Rudy Ledo meminta semua taati prokes.

“Pulang ke rumah, jangan lupa cuci tangan dan pakai masker, langsung mandi dan cuci pakaian di badan , hal ini sebagai upaya memutuskan penularan virus itu,” tegas Kapolres  Malaka Rudy Ledo.

Sekda Malaka Donatus Bere, SH. di lokasi kerumunan warga pencari kerja di halaman  Kantor  BKPSDM,  tampak sedikit emosional meminta para pencari kerja untuk tidak berkerumun.

“Mereka semua adalah sarjana, tetapi dengan imbauan sudah tak bisa, terpaksa kita  harus turun langsung untuk bubarkan,” tegas Sekda Donatus.

Menurut Sekda, karena mereka (calon teda) yang mengantar lamaran itu sudah tidak taati Prokes, sehingga kami bersama pihak kepolisian Polres Malaka bubarkan.

“Saya tadi bubarkan anak-anak kita yang antar lamaran kerja, didamping oleh Pak Kapolres dan Kapolsek,” jelas Sekda Donatus.

Walau begitu Sekda Donatus menilai  pembukaan perekrutan tenaga kontrak ini merupakan bentuk  transparansi namun karena terlalu banyak kerumunan yang mengabaikan prokes sehingga dibubarkan.

“Nanti berkas lamaran yang dikirim akan kita lihat dan akan menerima mereka sesuai analisis kebutuhan setiap kantor di Lingkup Pemda Malaka, serta kemampuan keuangan daerah,” tegas Sekda Donatus.

Lebih lanjut Sekda Donatus menegaskan, pelamar yang mengantar berkas harus taat protokol kesehatan, jika tidak taat maka pihaknya bersama kepolisian bakal mengambil tindakan dengan membubarkan.

Sekda Donatus meminta agar para CPNS dan PPPK selalu giat belajar, supaya lulus menjadi ASN di Kabupaten Malaka. Tutup Donatus Bere. Editor Ananda Budiman

Berita Lain 👇

Tinggalkan Balasan