Kabupaten Malaka

Upaya Cegah Dan Tanggulangi Covid -19 Bupati Malaka Gelar Rapat Terbatas

libasmalaka.com- Penyebaran Virus Covid-19 Merajalela  Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH Menggelar Rapat terbatas bersama  Pimpinan DPRD Malaka Hendrik Fahik Taek , Kapolres Malaka AKBP Rudy. J.J.Ledo, Dandim 1605 Belu Malaka Letkol ( Inf) Wiji Untoro, Sekda Malaka Donatus Bere, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda Malaka, Pimpinan Perangkat Daerah dan Tokoh Agama.

Sesuai informasi yang dihimpun media ini , hingga saat ini di Kabupaten Malaka terdapat 42 orang yang terkonfirmasi tanpa gejala. Yang sementara melakukan isolasi sebanyak 40 orang, sedangkan 2 orang sudah selesai melakukan isolasi mandiri Pelaku perjalanan yang tercatat di pos penjagaan di 3 pintu masuk sebanyak 22.409 orang

Rapat terbatas di gelar  dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 tingkat kabupaten yang berlangsung di Rumah Kediaman  Bupati Malaka, Weleun, Desa Bakiruk, kecamatan malaka tengah  Kabupaten malaka Provinsi NTT, Minggu (11/7 2021) malam.

Bupati Simon Nahak, menegaskan agar tidak boleh main-main dengan kondisi yang ada sekarang.

“Saya minta untuk kita semua agar tidak boleh main-main dengan kondisi yang ada sekarang dan beri perhatian ekstra serius untuk sama-sama terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan covid-19. Kita beri edukasi, pemahaman serta pencerahan kepada seluruh warga,” katanya.

Bupati Malaka juga  memberikan penekanan kepada beberapa poin penting antara lain, sekolah tidak boleh melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka, kegiatan keagamaan di tempat ibadah hanya bisa dilakukan secara online, pesta dan perayaan seperti nikah, sambut baru ditiadakan.

“Saya juga minta kepada Dinas Kesehatan melalui Rumah Sakit dan puskesmas untuk menyediakan Swab sehingga ketika dibutuhkan untuk dilakukan tidak ada kendala atau persoalan,” tandasnya lagi.

Hampir senada di sampaikan Wakil Ketua 2 DPRD Malaka, Hendrikus Fahik menghimbau agar masyarakat diberi pemahaman untuk hidup bersahabat dengan covid-19.

“Tentunya hidup bersahabat itu dilakukan dengan tetap taat pada protokol kesehatan secara ketat. Jika setiap orang dengan kesadaran penuh taat dan patuh, mata rantai penyebaran virus ini bisa diputuskan” ujarnya.

Seementara, Dandim 1605 Belu-Malaka, Letkol (Inf) Wiji Untoro mengemukakan agar masyarakat mampu mengelola hidup secara baik di masa pandemi ini.

“Artinya seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif untuk bersama-sama melakukan gerakan pencegahan dan penanggulangan covid-19, mulai dari desa, kecamatan hingga kabupaten. Ini semua butuh kerja keras,” tutur Dandim yang diamini Kapolres Malaka AKBP Rudy Ledo yang meminta agar memperketat pos penjagaan di pintu-pintu masuk seperti Lamea, Nurobo dan Talimetan.

Dalam rapat terbatas ini juga, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Gabriel Seran dan Kepala Dinas Kesehatan drg. Paskalia Frida Fahik memberikan gambaran dan informasi tentang perkembangan covid-19 di Malaka.(HK)
Editor Ananda Budiman

Berita Lain 👇

Tinggalkan Balasan