Hasil Penelitian Sementara 2.039 NIK Siluman Terdapat di 117 TPS di 30 Desa Di Malaka

libasmalaka.com- Ketua Tim Hukum (TimKum) pasangan calon (Paslon) Bupati malaka  nomor urut 2 dengan Tagline SBS-WT, Yafet Yosafet Wilben mengatakan, hasil  Penelitian  telah ditemukan ribuan nomoe induk kartu tanda penduduk (NIK) dalam Daftar pemilih Tetap (DPT) tidak terdaftar dalam Database Kependudukan. Ini yang disebut NIK Siluman.

Yafet Yosafet Wilben menjelaskan dari hasil penelitian sementara, penyebaran 2.039 NIK Siluman tersebut terdapat di 117 TPS di 30 desa dari total 127 desa di 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Malaka Provinsi NTT

Angka tersebut masih bisa tertambah mengingat tim, baru berhasil mengidentifikasi 30 desa  dan masih dilanjutkan dengan identifikasi terhadap data 97 desa lainnya.

Demikian disampaikan Tim Kuasa Hukum, Paslon SBS-WT dalam Konfrensi Perss bersama wartawan media cetak, elektronik dan online yang digelar di Amaris Hotel, Kupang, Rabu malam (06/01/2021).

Yafet mencontohkan, di TPS 07 Desa Weoe, Kecamatan Wewiku terdapat 25 NIK Siluman.

Contoh lain, di Desa Niti, TPS 01 terdapat 18 Nik Siluman.

Karena alasan tersebut, Yafet menjelaskan, masyarakat telah melaporkan KPU Malaka kepada Bawaslu. “Harapan kita, Bawaslu bekerja secara profesional untuk mengungkap kasus ini sehingga menjadi pelajaran bagi yang lain untuk tidak mempermainkan DPT untuk menciderai penyelenggaraan Pilkada”, ujar Yafet.

Anggota Tim Kuasa Hukum, Paulus Seran Tahuk mengatakan, pihaknya berharap,
dalam waktu 1X24 setelah Jam setelah menerima laporan, Bawaslu segera memutuskan
apakah laporan masyarakat tersebut memenuhi unsur pelanggaran, sehingga dapat dilanjutka ke Gakkumdu untuk diproses lebih lanjut.

Joao Meco, anggota Tim kuasa hukum lainnya mengatakan, Modifikasi dan
Manipulasi NIK Siluman dilakukan secara Terstruktur, Sistematis dan Masif, sehingga sangat berpengaruh terhadap hasil perolehan suara pada Pilkada. “Kalau tidak ada 2.039 NIK
siluman tersebut tentu hasil perolehan suara akan berbeda”, ujar Meco.

Konfrensi Perss tersebut dihadiri 4
dari Kuasa Hukum SBS-WT, yaknii Yafet Yosafet , Wilben Ressy, Maxi Dj. A. Hayer, Paulus Seran Tahuk dan Joao Meco. Sementara Nixolas B.B. Bangngoe berhalangan hadir karena sedang
menjalankan tugas lain.*(BuSer)
Editor Ananda Budiman

Berita Lain 👇