Lampung Selatan

Beberapa Warga Kemukus Kena Saspek DBD, Imam Junaidi ; Maka Perlu Pemdes Membeli Alat Semprot Fogging

Covid-19 Belum Hilang DBD Datang,
Pemdes Kemukus Beli Alat Fogging
Lamsel, www.libasmalaka.com – Wabah Covid -19 belum selesai, wabah ini masih ada, bahkan di beberapa wilayah pun masyarakat sudah ada yang terkena virus ini, Untuk itu gunakan masker jika bepergian melakukan aktivitas kerja ataupun belanja kepasar,

Hal itu disampaikan Imam Junaidi saat menghimbau masyarakat Desa Kemukus Kecamatan. Ketapang Kabupaten Lampung Selatan pada sambutanya diacara Istiqosah dan pemberian santunan kepada 9 anak yatim piatu yang digelar dibalai desa setempat, Sabtu (12/9/2020) Malam

“Wabah Corona ini masih ada saya berharap kepada hadirin yang hadir untuk menyampaikan kembali kepada sanak saudara dan keluarga dirumah,” Himbaunya.

Terkait adanya beberapa warga disatu dusun terindakasi saspek DBD, Imam Junaidi mengatakan, DBD tidak kalah pentingnya dengan wabah virus Corona sehingga Pemdes pun berkewajiban untuk mengatasi dengan mencegah adanya penularan DBD melalui nyamuk.

“DBD ini tidak kalah bahayanya dengan virus Corona bedanya Corona ini tidak terlihat, beberapa hari lalu masyarakat meminta kita untuk menyemprotkan Fogging, Dan kita pun lakukan penyemprotan Fogging itu, Katanya.

Sesungguhnya Fogging adalah hal yang berbahaya apabila sering dilakukan, Imam Junaidi mengajak masyarakat untuk meningkatkan kembali 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur), agar tidak ada bintik-bintik nyamuk DBD.

“Karena masyarakat meminta untuk disemprot fogging dan masyarakat memandang Pemdes lambat mengatasi DBD, maka perlu Pemdes membeli alat semprot Fogging,” Pungkasnya.

Acara yang digelar diBalai desa Kemukus tersebut dihadiri, Imam Junaidi Kades beserta aparatur, Nurhidayat Ketua Pengurus Baksos, Basuki Bendahara Baksos dan seluruh tokoh masyarakat, tokoh Pemuda dan Tokoh Agama desa setempat, sementara untuk imam Istiqosah dipimpin oleh Ustad Mukhlisin,

raja saf

Kaperwil daratan Sumatra lampung

Berita Lain 👇

Tinggalkan Balasan