Kabupaten Malaka

Dinas TPHP Terus Pantau Pacul Tanah Gratis

libasmalaka.com- PLT. Kepala dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Malaka Nikolaus Seran, S.Sos terus memantau program Pacul tanah gratis di desa (29/8-2020).

Pantauan kali ini di Desa Rabasa Kecanatan Malaka barat untuk melihat dari dekat perkembangan proses pacul tanah di desa-desa dan melihat kesiapan rakyat terkait implementasi program Bupati SBS tersebut.

” Hari ini kami berkunjung ke beberapa desa di Wilayah Kecamatan Malaka Barat untuk melihat dari dekat progres dan kesiapan rakyat dalam mengimplementasikan program yang dicanangkan Bupati SBS bagi rakyat di Kabupaten Malaka yakni pacul tanah gratis bagi rakyat”

” Dari hasil pantauan kami pekerjaan di lapangan sudah mulai berjalan dan rakyat berpartisipasi dalam mengimplementasikan program itu”

” Ada beberapa desa yang masih panen jagung dan kacang ijo masa tanam (MT) kedua sehingga kita minta kepada Camat dan desa untuk proaktif menyiapkan rakyatnya agar program yang digelar berjalan lancar”

” Kita minta supaya melancarkan kegiatan pacul tanah agar rakyat menyiapkan lahannya sehingga saat pemaculan tidak menyukitkan operator saat beroperasi”

” Kita akan optimalkan traktor yang ada untuk pacul tanah milik rakyat hingga musim penghujan tiba”

” Target kita 2500 ha tanah yang harus dipacul dalam tahun ini. Target ini hanya bisa dicapai bila desa dan petani menyiapkan lahan yang diolah untuk melancarkan proses pengolahannya”

Plt Kades Rabasa, Agustinus Nahak kepada wartawan mengapresiasi Pemda Malaka melalui Dinas TPHP Kabupaten Malaka yang sangat responsif melihat kebutuhan rakyat dubidang ketersediaan pangan rakyat.

” Rakyat kami senang sekali karena tanah yang selama ini menjadi lahan tidur dipacul pemerintah untuk ditanam rakyat”

” Dalam (MT) satu tahun ini kami akan tanami Jagung dan kacang ijo dan sebagian Shorgum”

” Selain difasilitasi pemerintah kabupaten , Pemerintah desa Rabasa juga menyediakan anggaran untuk biaya operasional pacul tanah seperti solar dan lainnya dengan dana desa. Yang terpenting tanah milik rakyat disini dipacul untuk ditanami rakyat sehingga rakyat berkelimpahan makanan” (b/ed)

Berita Lain 👇

Tinggalkan Balasan