Jelang Pilkada Terkait Data KPU Dan Disdukcapil Bersinergi Agar Tidak Saling Menyalahkan

Malaka.libasmalaka.com- KPU dan Disdukcapil Bersinergi, kerja-sama terkait data,  agar dilapangan tidak ada yang saling mempersalahkan,  Hal ini diungkap oleh Kepala Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten malaka Ferdinandus Rame sebagai pemateri Usai bimbingan teknis (Bimtek) pemutakhiran data dalam pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Malaka Tahun 2020 bagi Panitia Pemilihan Kecamatan  (PPK) Se-kabupaten yang di gelar oleh KPU Kabupaten Malaka di Aula Susteran SsPs Betun Wehali Kecamatan malaka tengah Kabupaten malaka provinsi, Nusa tenggara timur (NTT) selasa (7/7/2020)

Lebih jelas Kadis Ferdi mengatakan “saya memberikan contoh – contoh data yang benar dan data yang salah, sehingga pada saat Pencocokan dan Penelitian (Coklit) dilapangan tidak ada kesalahan kalau ada keraguan dalam coklit maka buat catatan tersendiri dan diuji di KPU kalau belum jelas juga kita akan uji kembali diDisducapil  apakah data pemilih ini benar atau rekayasa, dikhawatirkan terjadi pemalsuan dokumen kependudukan sepert nomor induk kependudukan (Nik) Kartu tanda penduduk (KTP) tadi kita juga memberikan penjelasan kepada PPK Melalui Infokcus Nik yang asli  dan hasil Scen. jelas kadis Ferdi

Kadis Ferdi mengungkapkan  Mengenai Jumlah penduduk Smester dua tahun 2019 sejumlah 194278 pada semester satu 2020 mendatang akan berbeda dan mengalami kenaikan dengan adanya pandemi Covid-19 ini mengalami kenaikan karna banyak masyakat yang megurus ktp secara dadakan, masyarakat yang datang dengan sendirinya ada manfaat untuk dinas dukcapil, sebelumnya saat kami melaksanakan pelayanan door to door kita mengalami kesulitan untuk laksanakan pelayanan dengan adanya pandimi masyarakat datang berbondong dan mengharuskan kami. Membuat jadwal. Ungkap Kadis Ferdi.

Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malaka Makarius Bere Nahak sepakat dengan apa yang dikatakan kadis Ferdi, kita mesti bersinergi bersama agar mendapatkan data pemilh yang akurat,

“pemilih itu, bagian dari penduduk, maka dari itu kami dari KPU harus mengundang Kadis dukcapil untuk memberikan materi Kepada PPK guna mensosialisasikan kebijakan tentang kependudukan ujar makarius.

Juru bicara KPU Yosef Nahak usai Bimtek kepada media ini mejelaskan”

“Bimtek hari ini pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malaka Tahun 2020 . Materi yang disampaikan adalah Pencocokan dan Penelitian (Coklit)  adalah kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) dengan bertemu pemilih secara langsung door to door dan berdasarkan perbaikan dari pemilih

Kemudian PPDP akan memberi tanda pemilih yang memenuhi syarat dan yang tidak memenuhi syarat pemilih, yang memenuhi syarat nanti pada akhir kegiatan coklit selama tigapuluh hari dan pemilih yang memenuhi syarat akan menjadi daftar pemilih  sementara  (DPS) dan akan di Rekap ke tingkat kecamatan diteruskan ke tingkat kabupaten  setelah itu dimumukan Tentang DPT mungkin ada yang belum terdaftar akan di daftar, Pilkada pada tahun ini semua tahapan mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19 pada setiap Kegiatan.jelas Yosef.

Penulis: Ananda Budiman

Berita Lain 👇