Ternyata Dari 538 KK, 500 KK Kunjir Tercover Program Bantuan Sosial

Lamsel, www.libasmalaka.com – 183  Keluarga Penerima manpaat (KPM) Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa (DD) tahap I dari bank BRI. Rabu (24/6/2020).

Penyerahan BLT DD berlangsung di aula kantor Desa Kunjir dihadiri, Drs, Saripudin, MM, Camat Rajabasa, Sabtudin, S,sos, Rio Imanda, SH, MH, PD, Babinsa dan Babinkamtibmas setempat.

Rio Imanda menerangkan BLT DD tahap I akan diberikan oleh bank BRI kepada 183 KPM,

Lanjutnya, Rio mengatakan, Dimasa Pandemi Covid-19 ini, Ada 115 KPM sudah 2 Kali menerima bantuan BST Kemensos, Masing-masing KPM menerima Dana sebesar Rp.600.000 perbulan selama tiga bulan, di mulai dari bulan April hingga Mei

“Mudah-mudahan bantuan ini  dapat bermanfaat serta dapat meringankan kebutuhan perekonomian masing-masing KPM,” Katanya.

Hal senada disampaikan Sabtudin Camat Rajabasa dalam ungkapanya, Penyaluran BLT DD dipasilitasi oleh Bank BRI Unit,

“Berkaitan dengan BLT DD harapan kita sesuai dengan kebijakan Pemerintah dalam menyikapi dampak wabah Virus Corona terima pada dampak ekonomi. Masing-masing KPM akan menerima BLT DD Rp.600.000 perbulan yang hanya berlangsung selama Tiga Bulan,” Katanya.

Dipastikan Penerima BLT DD merupakan masyarakat yang tidak menerima bantuan lainnya seperti PKH, BPNT.

“Uang ini bukan hanya sekedar cuma cuma melainkan untuk menyambung hidup selama pandemi Covid-19,oleh sebab itu gunakanlah uang ini untuk kebutuhan sehari-hari.” Imbuhnya.

Diakhir sambutan, Kadis PMD Lampung Selatan diwakili Drs.Saripudin, MM menerangkan, BLT DD  merupakan bersumber dari DD untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat dimasa pandemi Covid-19 yang berdampak berkurang nya tingkat pendapatan masyarakat.

“Harapan saya masyarakat dapat ikut mensukseskan program pemerintah dalam penanggulangan penyebaran virus covid-19 dengan cara tetap mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi.” Ujarnya.

Terpisah, Rio Imanda diruang kerjanya mengungkapkan, Bantuan dampak pandemi Corona merupakan bantuan yang dicanangkan oleh pemerintah,

Ia menugaskan Kadus dan RT untuk mendata warga yang berhak mendapatkan bantuan tersebut hingga datanya terkumpul Pihaknya selaku Pemdes membawa berkas tersebut ke Pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk di verifikasi.

“Kita sudah bekerja semaksimal mungkin untuk membantu 538 KK untuk mendapatkan BLT, namun karena terbatas kuota hanya 500 KK yang mendapatkan bantuan, baik berupa BLT DD, BUAT Kemensos, BLT APBD dan PKH BPNT, dengan rincian 183 KPM BLT DD, BST 115 KPM, APBD 10 KPM, untuk PKH BPNT nambah 67 jadi 192 KPM, Ungkapnya.

Ia meminta maap kepada warganya yang tidak terdata sebagai KPM BLT DD, BST Kemensos, maupun BLT APBD karena terbentur oleh kuota yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah.

“”Mudah-mudahan masyarakat yang tidak terdata dapat memahami dan memakluminya, karena jumlah bantuan tersebut berdasarkan jumlah Quota yang di berikan oleh Pemerintah Kabupaten, sehingga terdapat beberapa kepala keluarga yang tidak terdata sehingga tidak menerima bantuan,” Tutupnya. (Saf)

Berita Lain 👇