Cegah Bencana Banjir BWSNT/II  Kupang Diminta Segera Normalisasi DAS Dan Bendung Benenain

Sebelumnya,  Bupati Malaka Stefanus Bria Seran sudah pantau langsung DAS Benenain bersama Kapolres Malaka AKBP Albert Neno Dandim 1605/belu dan pimpinan perangkat Daerah lingkup Kabupaten Malaka kemarim selasa(19/5/2020)

Bupati malaka Stefanus Bria Seran mengatakan seedimentasi yang mengendap di DAS tidak bisa dibiarkan begitu saja harus di keruk dan dinormalisasai agar tidak mengakibatkan banjir .

Malaka.libasmalaka.com  Bendung kali benenain di desa kakaniuk kecamatan malaka tengah terjadi pendangkalan akibat tumpukan sedimentasi yang terjadi setiap tahun, jika dibiarkan Bendung Benenain dan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) akan mengalimi banjir setiap musim hujan   pemerintah kabupaten malaka melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kabupaten Malaka minta pihak  Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWSNT/MT II) di kupang segera melakukan normalisasi.

Bupati Malaka Stefanus Bria Seran (SBS) Melaluai Kepala BPBD Kabupaten Malaka, Gabriel Seran,saat dijumpai media ini rabu (20/5/2020) mengatakan , “Demi Normalnya DAS bendung Benenain seharusnya Petugas BWSNT II kupang
melaksanakan pengerukan sedimentasi setiap tahun, agar tidak terjadi bencana banjir di Bendung dan DAS Benenain , belakangan ini petugas BWSNT belum pernah malakukan  pengerukan sedimen atau endapan matreal pasir yang mengendap di DAS dan Bendung Benenain,  Selain itu, menurutnya, penumpukan sedimentasi selain bisa mengalami banjur bisa menyebabkan kerusakan bangunan bendung akibat tanah endapan mendesak bangunan.

Kepala BWS NT II, Ir. Agus Sosiawan, ME, saat di hubungi media ini melalui
pesan Wasaap mengatakan,
“Bendung tidak mesti dikeruk pak kalau pengoperasian pintu dua bendung itu sudah tepat aliranyan pasti menuju intake, (intake atau konstruksi yang berguna untuk mengambil air dari sumber air di permukaan tanah seperti reservoir, sungai)   karena di bendung ada pintu pembilas kalau dikeruk 1 kali musim hujan penuh lagi   oleh sedimen dan karena fungsi bendung bukan seperti waduk utk menampung air, bangunan bendung fungsinya  meninggikan asal mula air  sehingga bisa dialirkan kesaluran hingga ke sawah.(Ananda/Red)

Intake (bahasa indonesia: Lubang asupan),

Berita Lain 👇