Kam. Mei 28th, 2020

Masyarakat Dari Tiga Desa Di Kecamatan Kalianda. Gruduk Lokasi Bendungan Penampung Air Di Way Mis

Lampung Selatan, www.libasmalaka.com – Puluhan warga dari 3 desa di Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) datangi lokasi bendungan penampung air yang terletak di Dusun Way Mis Desa Tengkujuh Kecamatan Kalianda Lamsel, Jumat (28/02/2020).

Dari puluhan masyarakat ditiga desa tersebut merupakan Toko adat toko masyarakat hadir di lokasi, kekesalan mereka di dasari karena selama tahun 2019 pembangunan bendungan tersebut hingga tahun 2020, mereka susah untuk menikmati aliran air bersih.

Keadatangan puluhan warga dari tiga desa yakni, Desa Tengkujuh, Desa Jondong dan Desa Pauh Tanjung Iman merupakan suatu wujud protes kepada Pemerintah Desa Tengkujuh terkait bendungan air yang di duga pembuatannya asal jadi sehingga pohon pohon yang ada di hutan tersebut mati akibat membuat aliran air menuju ke sawah-sawah masyarakat dan pemukiman tidak mengalir dengan lancar.

“kami disini bersama warga masyarakat dari 3 desa sangat tergantung dengan air bersih dari mata air yang ada disini, sebelum bendungan ini di bangun perairan sawah dan aliran air di rumah rumah kami lancar, namun setelah pembangunan bendungan ini kami sangat susah untuk mendapatkan air,” Ucap M Ali Hasan

Puluhan masyarakat ditiga desa tersebut merupakan Toko adat toko masyarakat hadir di lokasi, kekesalan mereka di dasari karena selama tahun 2019 pembangunan bendungan tersebut hingga tahun 2020, mereka susah untuk menikmati aliran air bersih.

Sebagian masyarakat yang bergantung pada mata pencaharian sebagai petani kini harus gigit jari,  seperti yang di jelaskan oleh Rusdi selaku pamong desa.

“Sekarang sudah memasuki musim tanam namun sampai saat ini mereka belum bisa bercocok tanam dikarnakan air tidak naik mereka menggugat supaya air dapat mengalir dengan lancar,” Imbuhnya.

Saat di temui di lokasi Bustami selaku kepala desa Tengkujuh memaparkan kedepannya akan di lakukan musyawarah ulang kepada 3 desa tersebut.

“Ini sebagai koreksi kami sebagai pemerintah desa, kedepannya kami akan mengumpulkan masyarakat 3 desa tersebut kita cari jalan terbaiknya,” Papar Bustami (Iwan/Dn/Saf)

Tinggalkan Balasan

error: Ketahuan lo Mau Copi Paste Yaa
%d blogger menyukai ini: