16 Juli 2024

Dinas Peternakan Kabupaten belu Gelar Sosialisasi pencegahan Demam Babi Afrika – AFRICAN SWINE FEVER(ASF)

Spread the love

Belu.libasmalaka.com-Demi menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan di kabupaten belu,Dinas peternakan kabupaten belu bersama pemerintah setempat dan masyarakat lakukan sosialisasi Pencegahan Demam babi Afrika(African Swine Fever /ASF) di Kantor Desa Silawan, Kec. Tastim, Kabupaten (15/11/2019)

Sekretaris Dinas Peternakan Amandus linci.S.Pt dalam acara sosialisasi tersebut mengatakan,
“Bahwa Kegiatan sosialisi ini bertujuan untk upaya mencegah penyebaran virus African swine fever atau demam babi Afrika di Kab. belu yang mana Virus tersebut sdah mewadah di negara timor Leste yang mana kab. belu merupakan wilayah yang terdekat dengan timor Leste,

“Obat dan Vaksin untuk virus African swine fever atau demam babi Afrika sampai saat ini belum ada,”Ungkapnya

Lebih lanjut Amandus Linci mengharapkan kepada peserta yang hadir dalam sosialisai untk dapat menyampaikan kepada masyrakt ttg bahaya Virus African swine fever atau demam babi Afrika,”

“Pemerintah kabipaten belu melalui Dinas peternakan kabupaten belu mengaharpkan kepada Babinsa dan Babinkamtibmas untk membantu mensosialisi tetang virus African swine fever atau demam babi Afrika kepada wilayah binaannya,

“Dilarang membabwa Babi, Daging Babi atau Produk olahan Babi dari timor Leste ke Indonesia,dan dilarang memberikan makanan Babi menggunakan makanan sisa yang mendandung babi dan darah babi,”Ujar Amandus Linci.

Dalam kesempatan yang sama juga kegiatan sosialisasi dilakukan yakni Penyampain materi sosialisasi dari Lembaga PRISMA meliputi
mengenal penyakit ASF dimana dijelaskan bahwa penyakit ASF Merupakan penyakit yang sngat berbahaya untuk trnak babi dan tdk menular ke manusia namun manusia dapat menularkan penyakit tersebut ke ternak lainnya melalui pakan

Bagamana ASF dapat ditularkan yakni melalui ilegal babi hidup,
melalui prodak babi,melalui tenaga medis contoh jarum yg tidak steril dan juga melalui alat pendistribusian pakan ternak.

Adapum Gejala ASF Pada ternak babi yakni : Mati Mendadak,demam tinggi pada ternak,hewan hilang selera makan,kejang pada ternak dan kematian pada babi muda

Dampak penyakit ASF yakni : Babi yang trkna asf hrus di musnakan,
Resiko hilangnya penghidupan tambahan

Pencegahan ASF:
Batasi tamu yang datng berkunjung ke kandang babi,Hanya pemilik / karyawan yg bs masuk kekandang,
tidak menukar alat alat yang berada dikandang,Hindari kontak babi hutan dan babi liar,membersihkan pakan yg tertumpah pada kandang,mengandlikan tikus / serangga karenakan merupak pembawa virus ASF,serta rutin membersihkan kandang

Sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh Lembaga PRISMA yang bergerak di bidang pertanian dan peternakan, Penanggung Jawab Karantina Motaain,Para Kepala Desa Perbatasan,Para Bhabinkamtibmas
– Para Bhabinsha Koramil 1605-07/Wedomo,Para Peternak Babi serta tokoh Agama dan tokoh adat,,(Bgr/Ananda)

About Post Author