Melalui Simulasi Pencanangan Bencana Lamsel,Nanang Ermanto Berharap Dapat Memberikan Edukasi Kepada Masyarakat Agar Dapat  Selalu Siaga Dan Tanggap

Lamsel LAMPUNG, www.libasmalaka.com – Usai Simulasi dan Pencanangan Kawasan Siaga Bencana Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019 serta pengukuhan Bupati Lamsel  (Lamsel) sebagai Pembina Taruna Siaga Bencana (Tagana), yang dilaksanakan diPantai Muara Indah Desa Suak Kecamatan Sidomulyo Lamsel, Rabu (11/9/2019)

Pada pukul 10.30 WIB dilanjutkan apel siaga bencana dan bertindak sebagai Pembina Apel Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto.

Apel siaga bencana diikuti, Direktur Perlindungan Korban Bencana Alam Kementrian Sosial RI Rahmad Kusnadi S. Sos, Msi, Kasubdit Kesiapsiagaan dan Mitigasi Direktorat Perlindungan Korban Bencana Alam  Kementrian Sosial RI Ibu Ni Masjitoh Tri Siswandeni Msi, Kasubdit Penanganan Korban Bencana Alam Kementrian Sosial RI Iyan Koswara, Kadis Sosial Prov Lampung Sumarju Saeni, Kadis Sosial Kab Lamsel Dul Kahar, kasat pol pp dan damkar Heri Bastian, Camat Sidomulyo Rendy Eko Supriyanto, Camat Katibung Hendra Jaya, Camat Ketapang Ma’droi, Camat Bakauheni Asep Awaludin, Danramil 421-07 Sidomulyo Kapten Kav Suyanto, Kapolsek Sidomulyo Iptu Pol Edi Iskandar S.Pd, Kades seKecamatan Sidomulyo,

Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto bertindak sebagai Pembina Apel mengapresiasi dilaksanakannnya kegiatan Simulasi dan Pencanangan Kawasan Siaga Bencana Kabupaten Lampung Selatan.

Orang nomor satu di Lampung Selatan tersebut berharap melalui Apel Siaga Bencana yang akan dilanjutkan dengan simulasi Kampung Siaga Bencana oleh Tim Kawasan Siaga Bencana dari  4 Kecamatan diwilayah Kabupaten Lampung Selatan.

“untuk meningkatkan pemahaman penangananan bencana, Upaya ini dilakukan dan diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat  selalu siaga dan tanggap dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana yang datang, untuk mengantisipasi kesiapan warga masyarakat dalam menanggulangi atau paling tidak menyelamatkan keluarga sendiri terlebih dahulu apabila terjadi bencana,” Ujarnya.

Dengan dilaksanakannya  kegiatan ini diharapkan akan menjadi langkah awal agar penanganan bencana yang selama ini belum dipahami kedepan masyarakat akan lebih memahami tatacara penanganan penanggulangan bencana.

“Berbagai bencana yang telah terjadi memberikan pembelajaran bagi masyarakat bahwa banyaknya korban jiwa dan harta benda dalam musibah tersebut terjadi karena kurangnya pengetahuan dan kesiapan kita mengantisipasi bencana, Disamping itu kejadian bencana tersebut semakin menyadarkan banyak pihak tentang pentingnya perencanaan dan pengaturan dalam penanggulangan bencana,” Kata Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto.

Nanang menghimbau kepada masyarakat untuk selalu siaga dalam menghadapi bencana alam.

“Oleh karena itu warga masyarakat yang berada didaerah kampung siaga bencana harus siap menghadapi berbagai bencana alam yang kemungkinan terjadi didaerahnya karena mereka dilatih bagaimana cara-cara untuk menyelamatkan diri,” Pungkasnya. (Saf)