22 Juni 2024

Adanya Dugaan Penambangan Pasir Laut, KHLHK RI Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat Pulau Sebesi

Spread the love

Lamsel LAMPUNG, www.libasmalaka.com – Dalam rangka peninjauan lokasi yang diduga penambangan pasir di Gunung Anak Krakatau (GAK) oleh PT. Lautan Indonesia Persada (LIP), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI lakukan kunjungan kerja (Kunker).

Kunker Kementerian tersebut berlangsung di pulau Sebesi Desa Tejang Pulau Sebesi Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan, hadir dalam Kunker,
Hari Nugroho Perwakilan KLHK RI, Nurdin Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, Edi Aparatur Desa Pulau Sebesi, Taufik Tokoh masyarakat Pulau Sebesi, Rabu (4/9/2019).

Alif mewakili masyarakat dalam penyampaianya berharap tidak ada penambangan pasir di Pulau Sebesi, karena menurutnya dapat menimbulkan eksplorasi yang akan menimbulkan bencana alam.

“Saya juga mengharap kepada perwakilan KLHK RI dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung untuk mencabut izin usaha penambangan (IUP) di PT Lautan Indonesia Persada (LIP) yang dikeluarkan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMPT) Pemprov Lampung,” Ujarnya.

Hal senada dikatakan Taufik Tokoh masyarakat Pulau Sebesi, Iapun mengatakan, Masyarakat menolak segala bentuk aktivitas pertambangan pasir di lokasi GAK.

“Saat ini, masyarakat masih mengalami trauma dengan kejadian Tsunami dan dengan adanya aktivitas pertambangan masyarakat khawatir, Kita sendirikan nggak tahu kenapa kemarin bisa gunung (GAK) amblas,” Katanya.

Masih kata Taufik, Masyarakat takut dan khawatir jika pasir laut tersebut dikeruk akan mengakibatkan amblasnya gunung hingga terjadinya Tsunami.

“Kemarin kita lihat langsung bahwa
aktivitas pertambangan pasir itu memang belum terlaksana, namun alat-alat pendukung untuk melakukan aktivitas pertambangan pasir itu sudah ada di lokasi, Yang ditakutkan kalau pasir ini dikeruk, gunungnya bisa amblas lagi dan terjadi tsunami,” Imbuhnya.

Hari Nugroho Perwakilan KLHK RI pada sambutannya, Menyampaikan, Dirinya akan menindak lanjuti apa
yang menjadi permasalahan masyarakat tentang adanya dugaan pengerukan yang dilakukan PT Lautan Indonesia Persada (LIP).

“Permasalahan ini akan kita tindak lanjuti, apa yang disampaikan masyarakat Pulau Sebesi dan akan kita bahas di pusat setelah pulang dari sini,” Pungkasnya. (Adn/Saf)

About Post Author