Kam. Sep 24th, 2020

SBS : Program RPM, Pemkab Malaka Memiliki Kepedulian Dan Perhatian Besar Untuk Memajukan Usaha Pertanian masyarakat

Malaka NTT, libasmalaka.com –  Dari awal saya katakan bahwa tanah Malaka itu tanah yang sangat subur dan bila dikelola secara baik maka akan memberikan kemakmuran kepada rakyat, Kehadiran saya hari ini sebagai bentuk dukungan sekaligus untuk memberikan semangat kepada petani agar tetap menekuni usaha pertanian sawah sebagai salah satu sumber penghidupan keluarga, Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat memantau rakyat panen padi di sawah, Jumat (24/5/2019).

Selain melakukan pemantauan Bupati yang akrab dipanggil dengan SBS itu menyatu dengan rakyat ikut merontok padi bersama rakyat  di desa Kamanasa -Kecamatan Malaka Tengah.

“Hari ini saya senang sekali bisa memantau langsung aktifitas rakyat saat melakukan panen padi di sawah, Saya juga sangat senang bisa rontok padi milik rakyat yang sementara di panen” Kata Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran.

Pencetus program RPM di Kabupaten Malaka itu mengatakan dirinya sangat senang hadir bersama rakyat untuk melihat dari dekat usaha pertanian yang dilakukan masyarakat.

“Kehadiran saya ditengah rakyat untuk memberikan semangat dan dukungan bahwa Pemkab Malaka memiliki kepedulian dan perhatian besar untuk memajukan usaha pertanian masyarakat melalui program RPM, Difinisinya merupakan upaya yang sungguh -sungguh, dengan cara-cara luar biasa dan dalam waktu sesingkat-singkatnya rakyat berkelimpahan makanan,” Ujarnya.

Dirnya menerangkan, Definisi operasionalnya, rakyat yang memiliki tanah dan tidak mampu mengolahnya maka pemerintah membantu mengolahnya,

“Rakyat yang tidak mampu mengadakan benih unggul maka pemerintah menyiapkan benih unggul,  termasuk pupuk dan obat-obatan pertanian. Rakyat tinggal tanam dan merawat tanaman itu dan hasilnya semuanya dinikmati rakyat supaya rakyat paham tentang teknologi pertanian modern maka pemerintah siapkan tim pakar dibidang pertanian untuk memberikan bimbingan dan petunjuk-petunjuk terkait teknologi pertanian,” Terangnya.

Sebagai Kepala Daerah, Dirinya merada senang karena berkat bimbingan tim pakar maka hasil produksi pertanian padi mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dengan memanfaatkan teknologi penanaman jajar legowo 2:1.

“Tim pakar bimbing PPL
dan rakyat serta memberikan masukan kepada pemerintah untuk membuat keputusan yang baik dan benar, dibidang penanaman jagung menggunakan teknologi penanaman double track dan hasilnya sangat meningkat dan membantu petani,” Tukasnya.

SBS berharap, pemanfaatan teknologi pertanian modern semakin dikenalkan dan diperluas guna percepatan kemakmuran rakyat melalui usaha dibidang pertanian.  (edi -raja)

%d blogger menyukai ini: