Selamatkan korban dari Buaya Polisi Lepaskan Tembakan

Malaka Ntt. Proses pencarian korban  terkaman buaya sekitar lima jam setelah kejadian ini korban Siswa SMA kelas I, Mardianus Erwin usia 16 tahun
berhasil ditemukan dalam keadaan utuh. Tubuh korban penuh dengan luka gigitan buaya.

Saat pencarian korban, polisi sempat melepaskan tembakan kearah buaya di saluran namun tak lama berselang buaya bersama korban menghilang.

Pihak Polisi melakukan tembakan sebagai upaya menyelamatkan korban dari gigitan buaya.

“Kami sempat melepaskan tembakan supaya menyelamatkan korban agar bisa ditemukan dalam keadaan utuh. Dan korban memang ditemukan dalam kondisi tubuh utuh.

Memang ada luka-luka di tubuhnya,” jelas Kapolsek
Malaka Barat Iptu Hadi Samsul Bahri,  kepada kepada media ini

Hadi menduga, setelah polisi menembak buaya tersebut, buaya langsung melepaskan korban sehingga korban terapung di permukaan air dalam keadaan utuh.

Menurut Hadi, di lokasi kejadian itu sudah pernah terjadi kasus yang sama tahun 2017 lalu yang menelankan korban atas nama Lusia.

Kapolsek menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan aktiivtas di pinggir kali atau di pinggir saluran irigasi. Warga harus lebih mawas diri agar tidak lagi menjadi korban diterkam buaya.

Kepada pemerintah daerah serta BKSDA diharapkan untuk segera melakukan upaya pengurangan populasi buaya sehingga masyarakat dapat mengerjakan sawah dengan rasa aman dan tenang.(Edi)

%d blogger menyukai ini: