Pemuda Bolan Melestarikan Simbol “Marak” Leluhur

“Marak Sebagai Jati Diri Kita”

Malaka, Libasmalaka.com – Pemuda Bolan, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka Menggunakan Simbol “Marak” Leluhur sebagai Lambang Kebesaran dan jati diri mereka.

Simbol atau biasa di sebut dalam bahasa lokal tetun “Marak” ini bisa digunakan di ternak peliharaan seperti sapi.

Simbol “Marak” ini digunakan agar masyarakat bisa mengenal apabila ternak peliharaan hilang atau terlepas ke wilayah lain. Hal ini diungkapkan Pengetus Komunitas Marak Bolan Style Pisto Bere saat di temui media ini di kediamannya, Minggu, 23/2/2019

Menurut pisto, Namun, dalam perkembangannya, Simbol “Marak” ini digunakan sebagai logo komunitas pemuda Bolan “Marak Bolan Style”.

Hal ini dilakukan karena, mereka menganggap bahwa simbol “Marak” ini merupakan suatu jati diri yang selalu melekat pada pada diri mereka. Ujarnya

Selain itu, Lanjutnya, Pemuda Bolan yang tergabung dalam Komunitas Marak Bolan Style ini, menyadari Betul bahwa, Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai Kebudayaannya sendiri sebagai bagian dari jati dirinya, dan juga bahwa marak ini juga selain diberikan tanda pada ternak ia juga memiliki arti yang terkandung didalamnya, sehingga perlu dilestarikan oleh generasi muda.

Ia menuturkan Marak ini sendiri, di Kabupaten Malaka, setiap suku tentunya memilikinya tersendiri dengan macam-macam bentuknya dan makna tersendiri yang terkandung didalamnya. Pintanya(Juned)

#Mari lestarikan
#Marak
#Simbol Jatidiri

%d blogger menyukai ini: