Ketua Ranting II PGRI Rajabasa Ajak Seluruh Guru Bergabung
libasmalaka.com, LAMSEL – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bukan sekadar wadah organisasi profesi, tetapi juga menjadi ruang perjuangan bagi para pendidik dalam memperjuangkan kesejahteraan, perlindungan hukum, serta pengembangan karier guru.
Hal tersebut disampaikan Ketua Ranting II PGRI Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Zakaria, S.Pd.I., yang juga menjabat sebagai Kepala SDN Batu Balak
Menurut Zakaria, keberadaan PGRI memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas antarguru sekaligus menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi terkait berbagai persoalan pendidikan.
Melalui organisasi ini, guru dapat memperoleh pendampingan dan advokasi ketika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan profesinya. Selain itu, PGRI juga menjadi jembatan untuk menyalurkan gagasan, keluhan, maupun masukan kepada pemerintah melalui jalur organisasi.
“Ranting II ini mencakup dari SDN Sukaraja sampai ke SDN Hargo Pancuran,” ujar Zakaria.
Ia menjelaskan, kegiatan organisasi di Ranting II PGRI Kecamatan Rajabasa selama ini berjalan aktif. Pertemuan rutin dilaksanakan setiap bulan sebagai upaya mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan, dan memperkuat komunikasi antarguru.
“Alhamdulillah, kita Ranting II aktif mengadakan pertemuan setiap bulan,” ungkapnya.
Zakaria juga mengajak seluruh tenaga pendidik, termasuk guru honorer, untuk bergabung menjadi anggota PGRI. Menurutnya, keanggotaan organisasi tidak seharusnya hanya didominasi guru berstatus aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, tetapi juga terbuka bagi guru honorer.
Meski jumlah guru yang belum bergabung relatif kecil, ia berharap ke depan seluruh guru dapat menjadi bagian dari PGRI.
“Harapan kita, seluruh guru, baik PNS, PPPK maupun honorer, bisa masuk menjadi anggota PGRI,” tegasnya.
Ia menilai, semakin banyak guru yang bersatu dalam organisasi profesi, semakin kuat pula suara dan perjuangan para pendidik dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan.
Dengan kebersamaan tersebut, PGRI diharapkan terus menjadi wadah perjuangan, perlindungan, dan pengembangan profesionalisme guru demi mendukung kemajuan pendidikan nasional. (Iqbal)
