Babinsa Karangbendo Kawal Pembangunan Drainase Irigasi, Dukung Kelancaran Pengairan Lahan Pertanian
LUMAJANG – Komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan sektor pertanian terus diwujudkan melalui pendampingan di wilayah binaan. Seperti yang dilakukan Babinsa Karangbendo Koramil 0821-15/Tekung, Sertu Suparli, yang melaksanakan pendampingan pembangunan drainase untuk saluran irigasi pertanian di Dusun Sekarwadung, Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur pendukung pertanian. Drainase yang dibangun diharapkan mampu memperlancar aliran air menuju areal persawahan sekaligus mengurangi potensi genangan yang dapat mengganggu produktivitas tanaman.
Di sela kegiatan, Sertu Suparli mengatakan bahwa pendampingan pembangunan drainase merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
“Kami hadir untuk memberikan pendampingan sekaligus memotivasi masyarakat agar tetap semangat bergotong royong dalam membangun fasilitas pertanian. Dengan drainase yang baik, aliran air akan lebih lancar sehingga kebutuhan pengairan lahan dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Sertu Suparli.
Sementara itu, Kepala UPT Pengairan, Rakim, menjelaskan bahwa pembangunan drainase tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas sistem irigasi pertanian di wilayah Karangbendo.
“Drainase ini menjadi bagian penting dari jaringan irigasi pertanian karena berfungsi mengatur dan memperlancar aliran air. Dengan saluran yang lebih baik, distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih optimal, risiko genangan dapat diminimalkan, dan kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi secara merata. Kami berharap pembangunan ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi antara Babinsa, UPT Pengairan, dan masyarakat, pembangunan drainase tersebut diharapkan dapat selesai sesuai rencana sehingga segera dimanfaatkan oleh para petani. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam memperkuat infrastruktur pertanian guna mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lumajang. (Pendim0821/Yud)
