Surabaya Fashion Festival 2026 Semarak, SMPN 37 Surabaya Tampil Mengesankan
Surabaya – Jalan Tunjungan hingga kawasan Balai Kota kembali berubah menjadi panggung seni terbuka dalam gelaran Surabaya Fashion Festival (SFF) 2026, Minggu (21/6/2026).
Di antara ratusan peserta yang berdatangan dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur, perwakilan SMP Negeri 37 Kota Surabaya tampil mencuri perhatian dengan penampilan yang sarat nilai budaya, kreativitas tinggi, dan kepercayaan diri yang luar biasa.
Kelompok sekolah ini dipimpin oleh empat siswi berbakat: Aliya, Geisha, Karina, dan Andin.
Mereka berjalan beriringan di sepanjang rute mulai dari Gedung Siola – kawasan bersejarah yang menjadi saksi perkembangan kota – menyusuri pusat kota, hingga berakhir di halaman Balai Kota Surabaya.

Dengan kostum yang dirancang khusus, lengkap dengan hiasan kepala yang megah dan detail anyaman serta ornamen khas kearifan lokal, penampilan SMPN 37 menjadi bukti nyata bahwa generasi muda mampu menjadikan warisan budaya sebagai sumber inspirasi karya yang modern dan menarik.
Di samping itu, barisan pendukung dan papan identitas sekolah yang dibawa dengan rapi semakin memperkuat citra positif sekolah dalam kegiatan berskala kota ini.
Keikutsertaan Aliya dalam ajang ini menyimpan makna yang lebih dalam dan menyentuh hati.
Sebagai putri dari Pimpinan Redaksi (Pimred) Liputan Warta Jatim, ia tampil tepat bertepatan dengan momen peringatan Hari Ayah.
Bagi Aliya dan keluarganya, keberaniannya melangkah di pawai besar ini bukan sekadar penampilan, melainkan wujud penghormatan dan kebanggaan kepada sosok ayahnya yang telah lama berkiprah di dunia jurnalistik dan penyebaran informasi yang bermanfaat bagi masyarakat Jawa Timur.
Suasana sepanjang lintasan pawai sangat meriah. Warga Surabaya dan pengunjung dari luar daerah berdiri berjejer di pinggir jalan menyambut setiap kelompok peserta dengan tepuk tangan meriah.
Tidak hanya peragaan busana, acara ini juga dimeriahkan penampilan barisan musik dan seni, salah satunya dari Diponegoro Marching Band SMAS Islam Diponegoro Mojokerto yang turut mengiringi kemeriahan pawai.
Kepala Sekolah SMP Negeri 37 Surabaya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi dan usaha keras seluruh siswa serta pembina.
“Kegiatan seperti ini sangat selaras dengan tujuan pendidikan kami: membentuk karakter siswa yang percaya diri, kreatif, dan mencintai budaya sendiri.
Menjadi bagian dari Surabaya Fashion Festival adalah pengalaman berharga yang tidak tergantikan,” ujarnya.
Sementara itu, panitia pelaksana menilai kehadiran perwakilan pelajar memberikan warna segar dan harapan baru bagi perkembangan ekonomi kreatif di Kota Surabaya.
Diharapkan semangat yang ditunjukkan oleh siswa-siswi SMP Negeri 37 dan sekolah lainnya dapat terus tumbuh, sehingga Surabaya tetap menjadi pusat kreasi dan inovasi yang berakar kuat pada identitas budaya daerah.
(Red)
