Polres Malaka Resmi Gelar Operasi Patuh Turangga Selama 14  Hari Ini Sasarannya

Screenshot_20250714-112618~2
Spread the love

Polres Malaka Polda NTT resmi menggelar Operasi Patuh Turangga 2025 selama 14 hari ke depan, dimulai hari ini, Senin (14/7/2025). Operasi ini menyasar berbagai pelanggaran lalu lintas yang dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan di jalan raya.

Sebelum operasi terlebih dahulu melakukan Apel Yang Dipimpin oleh Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar, S.I.K., M.M.

Dalam membacakan amanat Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.,  Kapolres Malaka mengemukakan, Operasi Patuh Turangga melibatkan gabungan personel dari fungsi lalu lintas maupun fungsi lainnya di jajaran Polres Malaka.

Berpesan kepada masyarakat agar selalu mengenakan helm standar dan sabuk pengaman, serta melengkapi dokumen kendaraan saat berkendara.

“Helm itu bukan hanya pelengkap, tapi penunjang keselamatan di jalan. Sama halnya dengan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil. Lengkapi surat-surat, dan patuhi aturan,” Kata Kapolres Malaka

Operasi Patuh ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 14 hingga 27 Juli 2025, dengan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis, didukung penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi elektronik (statis dan mobile). Fokus utama operasi adalah pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, serta pelanggaran terhadap penggunaan helm dan sabuk pengaman. sambung Kapolres

Kapolres Malaka juga menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor, serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Operasi ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata terhadap keselamatan di jalan raya.

Saat ditemui Kasat Lantas Polres Malaka, IPTU Andri Sedeh, S.H., menekankan bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban hukum.

“Keselamatan adalah kebutuhan. Untuk mewujudkan lalu lintas yang aman dan tertib, Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Butuh sinergitas dari semua pihak — pengendara, kondisi jalan, dan kendaraan. Jika semua berperan, Kamseltibcarlantas bisa tercapai,” katanya.

Kasat Lantas menggaris bawahi, Sasaran Prioritas Operasi yaitu pelanggaran pengendara kendara yang  Sambil Main HP, Pengemudi Dibawah Umur,Berbonceng Lebih Dari 1 Orang, Tidak Menggunakan Helm SNI, Mengemudi Dalam Pengaruh Alkohol, Melawan Arus, Pengemudi Kendaraan Roda Empat Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman

Operasi Patuh Turangga 2025 juga menjadi bagian dari upaya mendukung tema besar Hari Bhayangkara ke-79, yaitu “Polri untuk Masyarakat”, dengan menghadirkan rasa aman dan tertib di jalan raya melalui langkah-langkah preventif dan edukatif yang Berkesinambungan.

Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas ( Edi)