Gubernur Terpilih NTT Melakukan Kuliah Umum Pada Mahasiswa FKIP UCB
Kupang.libasmalaka.com – Gubernur terpilih NTT, Apt. Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si. memberikan kuliah umum kepada Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Citra Bangsa (FKIP UCB) dengan tema membangun pendidikan, membangun bangsa, Senin (10/02/2025).
Kegiatan ini bertempat di aula lantai 5 UCB dan resmi dibuka oleh dekan FKIP UCB, Heryon Bernard Mbuik. Beliau mengharapkan adanya kolaborasi antara pihak pemerintah dengan para mahasiswa khususnya FKIP UCB. \”Kuliah umum ini dapat membangun aspek leadership dari para mahasiswa\”, ujarnya dalam sambutan.
Dalam pemaparan materi, Gubernur terpilih menekankan pentingnya pendidikan yang bermutu yang dapat melahirkan anak-anak dengan SDM yang berkualitas sehingga dapat melahirkan anak NTT yang inovatif dan kreatif. Beliau juga mengutip dari tokoh apartheid, Nelson Mandela yang menyatakan bahwa pendidikan adalah senjata paling mematikan yang dapat digunakan untuk mengubah dunia. \”Pendidikan adalah pintu masuk terbaik. Karena semakin tinggi pendidikan suatu negara semakin maju bangsa tersebut yang berkontribusi salah satunya terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah\”, tutur Melki.
Dalam sesi diskusi, salah satu pertanyaan yang dibahas yaitu bagaimana meningkatkan mutu kualitas pendidikan bagi daerah dengan 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). Jawab Melki, pemerintah akan meningkatkan jumlah tenaga pendidik, memperbaiki infrastruktur sekolah dan menyediakan beasiswa bagi anak dari keluarga kurang mampu.
Mercy Maure salah satu peserta kuliah umum mengaku sangat senang dapat motivasi langsung dari Gubernur terpilih. “Ini kesempatan yang jarang terjadi. Tidak semua mahasiswa mendapat kesempatan seperti ini. Kami di UCB sangat beruntung dan sangat bahagia mendapat kuliah umum dari beliau”. Tutur Mercy.
Kuliah umum ini berlangsung selama satu jam dan diakhiri dengan pesan dari gubernur terpilih agar seluruh mahasiswa FKIP UCB turut berkontribusi dalam dunia pendidikan demi menciptakan generasi yang lebih maju.
