Pelatihan Upaya Sukseskan ANBK Tingkat SD di Belu Dan Malaka

0
Spread the love

Belu.libasmalaka.com-Dalam rangka kesiapan upaya suksesnya pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2021, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Belu menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Tim Teknis Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka pada Jumat (08/10/2021) di aula hotel matahari atambua

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu Jonisius R. Mali,SH melalui sekretarisnya Tarsisius Un Naisali. S. STP mengatakan, Ujian akhir sekolah tidak lagi menggunakan Ujian Nasional biasa, tapi sudah menjadi Asassment Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

“Kebijakan ini telah berubah, dulu kita kenal dengan Ujian Nasional (UN), dan sekarang sudah Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Perbedaanya, kalau UN itu masih semi Offline, sedangkan ANBK sudah full online,” ungkap Tarsisius.

Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan arahan pada kegiatan pelatihan dengan prokes ketat yang dihadiri oleh keterwakilan Dari Proktor dan Tim Teknis ANBK Kabupaten Belu dan kabupaten Malaka yang Berjumlah 50 peserta dgn rincian, 25 peserta Belu dan 25 peserta malaka

Ia juga mengimbau para proktor dapat mengikuti dengan maksimal pelatihan ini agar dapat memberi dampak baik bagi anak didik nanti saat mengikuti ANKB, sebab kompetensi proktor merupakan kunci teknis untuk mensukseskannya.

“Kita berharap anak didik tidak dirugikan dalam kebijakan-kebijakan yang berubah. Intinya adalah kita memberikan pelayanan terbaik terhadap anak didik, sebagai aset kita nanti, dan siswa siswi di antarkan bisa berhasil mengikuti ANBK,” pintanya.

Dia menjelaskan bahwa Asesmen Nasional (AN) bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran yang dilaksanakan sekolah dengan melihat kemampuan siswa.

AN menyasar tiga kategori penilaian. Yang pertama adalah Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar kognitif, yaitu literasi dan numerasi. Kemudian ada survei karakter dan survei lingkungan belajar.

Ia juga menjelaskan, yang ditekankan pada ANBK kali ini adalah nilai AKM siswa yang merujuk kepada mutu pendidikan sebuah sekolah. ”Jika nilai literasinya lemah, maka sekolah nantinya wajib mengevaluasi dan menggerakan pendidikan di bidang literasi. Begitu juga untuk numerasi,”

Lanjutnya \”Sementara untuk kendalanya sendiri pada fasilitas sekolah, karena kita bersama tau bahwa ada sekolah-sekolah yang masih minim fasilitas untuk melaksanakan ANBK sehingga menumpang pada sekolah lain yang memiliki fasilitas lebih memadai tapi untuk kesiapan sudah sangat baik\”terangnya.

Senada yang dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar Patrisius Seran Nahak mengatakan \”pada prinsipnya untuk kegiatan ini kita sangat mendukung dari Dinas, dan diharapkan kepada proktor dan para tenaga teknis untuk semangat menjalankan tugas, atas dibantunya kegiatan ini oleh Provinsi maka kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar\”

\"\"

Lanjutnya \”kendala untuk kegiatan ini hanya ada pada jaringan, listrik, dan fasilitas karena kita bersama tau bahwa sekolah-sekolah yang dipinggir kota akan kesulitan dengan hal itu dan kita harus akui ada banyak keterbatasan tetapi dengan pelatihan dan kegiatan ini kita dipacu agar walaupun ada keterbatasan kita yakin bisa mensukseskannya\”terangnya

Ananda

Tinggalkan Balasan