Wartawan GAKORPAN Kecelakaan Akibat Jalan Rusak di Cianjur, Patah Tulang — BPJS Ditolak, Dipaksa Bayar Mandiri Rp54 Juta!
Miris! Wartawan Kecelakaan Tunggal di Cianjur, Patah Lengan & Tulang Bahu — BPJS Ditolak, Biaya Operasi Membengkak Capai Rp54 Juta!
Jakarta.libasmalaka.com- PERS, Miris anggota wartawan GAKORPAN VH.Jeremia Naiborhu (45 th) ,mengalami Kecelakaan.laka lantas motornya selip ,lula patah lengan kiri.,memar ,pinsan ,sempat tidak sadarkan diri oleh rekannya dibawa ke RSKO Marinir Cilandak . Kronologi Peristiwa sbb : Pada tanggal 16 agustus 2026 ,sekitar Jam 16:00 sore, korban mengalami kecelakaan tunggal di karena kondisi jalan rusak parah Jl.Suka bakti desa Balegede Kecamatan Naringgul Kabupaten Cianjur sedang licin pula berlumpur ,oleh karena hujan deras.
Pertolongan pertama unit gaeat daturat sudah di lakukan di RS Immanuel Bandung dengan memberikan Ransel Belt melalui biaya perorangan *mandiri* karena proses pengurusan laporan LAKA LANTAS PILRES CIANJUR , kecelakaan di Polres Cianjur sedikit terhalang * Slow Responsibility belum bisa di buat terhalang si korban mengalami kesakitan luar biasa akibat patah tulang. Setelah 3 hari di rawat sendiri dirumah belakang Kantor Kec.Cilandak Jaksel ,
Ternyata makin bengkak sakit makin menjadi dan setelah di rontgen di RSKO Marinir Cilandak kondisi tulang bahu/selangka tergeser makin parah.linu sendi Sebelum dilakukan tindakan operasi korban tentunya perlu menanyakan estimasi biaya, yang di jawab oleh sang Dokter tindakan sekitar 15 jt secara pembiayaan mandiri. Setelah selesai operasi suster jaga menanyakan apakah akan untuk menggunakan BPJS Kesehatan karena status pasien aktif. Kami pun dengan cepat membuat Laporan polisi kecelakaan dipolres Cianjur Namun LP Laka lantas ,
kami terima 25-08-2026 untuk keperluan pengurusan BPJS Kesehatan. Setelah kami berikan surat laporan kepolisian polres cianjur, pihak rumah sakit ,kenapa prosedural ngeyel ,toch tetap tidak boleh versi BPJS .
Ada unsur apa ini ..Kita tetap kekeuh ditahan kami “*HARUS BAYAR TETAP MANDIRI “* agar membayar sebagian uang biaya berobat dulu sebesar 20jt (Duah puluh juta rupiah ) , Aneh kan dari total 54jt. Total biaya ini diluar estimasi awal yang Rp.15 juta itu ,
perkiraan kami yg hanya mendapat estimasi sekitar 15jt ternyata”*ltu suatu modus Kebohongan Publik “* sebelum tindakan operasi. Akhirnya dengan berat hati saya pinjam uang ke abang ipar korbanpun pinjam saudara Rp. 20jt rupiah agar pulang karena biaya rawat inap makin un limited dan terus membengkak. Kami mohon dari pihak Pimpinan Negeri dan Bangsa Bapak Presiden RI H.Prabowo Subianto melalui Bapak. Kemenkes RI Bapak Budi Gunadi Sadikin,seyogyanya turun rembug menanggapi problematika Rakyat kecil dan.miskin ,awak media GAKORPAN,Merah Putih.08 PERS ini karena kondisi kami saat ini pengangguran dan tidak bisa bekerja mencari kehidupan dan sesuap nasi ,belum dapat job pekerjaan.Akibat kecelakaan ,patah tulang ini ,korban miris sulit secara keuangan dan masih memerlukan biaya untuk penyembuhan ,Rehabilitasi pemulihan dibawa ke tukang urut di Bogor dan kehidupan kontrakan dan biaya sehari-hari.”*Hingga berita ini di update ditayangkan ,sesuai UU.PERS No.40 th 1999,UU.KIP No.14 th 2008,UU.No.25 th 2009 tentang Pelayanan Publik,kami masih menunggu pemberitaan yang akurat dan berimbang ,serta masukan dari pihak terkait ,berkompeten demi kinerja Prima & Presisi yang profesionalitas,transparansi ,akuntabilitas namun Humanis “_
Salam GAKORPAN ,MERAH PUTIH.08 PERS,ASTACITA ,Demi mewujudkan lndonesia Emas.2045.Macan Asia ,Rakyat ,merdeka ,rakyat berdaulat ,adil dan makmur “*( Redaksi : Ficky Morenza.ST .SH korwil MPP. Tangsel )#@
