25 Agustus 2026

Harapan Baru Petani Klampokarum, Babinsa Klampokarum Monitoring Pengeboran Sumur untuk Irigasi

Screenshot_20260825-175034
Spread the love

LUMAJANG – Dalam rangka mendukung kelancaran sektor pertanian dan ketersediaan air bagi lahan pertanian, Babinsa Klampokarum Koramil 0821-15/Tekung Serka Wawan Efendi melaksanakan pendampingan monitoring pengeboran sumur untuk irigasi lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Harapan Makmur I, Desa Klampokarum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap kebutuhan petani, khususnya dalam upaya menyediakan sumber air yang dapat menunjang kegiatan pertanian. Pengeboran sumur diharapkan mampu memberikan tambahan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan irigasi lahan, terutama dalam mendukung keberlangsungan budidaya tanaman yang dilakukan para anggota kelompok tani.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Wawan Efendi melakukan monitoring secara langsung terhadap proses pengeboran, sekaligus berkoordinasi dengan petani dan pihak terkait untuk memastikan kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi serta kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Serka Wawan Efendi menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk dukungan Babinsa dalam membantu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaan. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan kegiatan pertanian, sehingga pembangunan sumber air untuk irigasi perlu mendapat perhatian bersama.

“Kami terus berupaya mendampingi dan memantau kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan petani. Dengan adanya sumber air untuk irigasi, diharapkan kebutuhan pengairan lahan dapat lebih terjamin sehingga kegiatan pertanian masyarakat dapat berjalan secara optimal,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Poktan Harapan Makmur I, Mistu, menyampaikan bahwa pengeboran sumur untuk irigasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlangsungan usaha pertanian para anggota kelompok. Menurutnya, keberadaan sumber air yang memadai akan membantu petani menjaga ketersediaan pengairan lahan, sehingga tidak terlalu bergantung pada kondisi musim maupun sumber air lainnya.

“Kami berharap sumur ini nantinya bisa menjadi sumber pengairan yang bermanfaat dalam jangka panjang. Dengan ketersediaan air yang lebih terjamin, petani dapat lebih mudah mengatur pola tanam, menjaga produktivitas lahan, dan meningkatkan hasil pertanian secara berkelanjutan. Tentunya ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani dan perekonomian keluarga,” pungkasnya.

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan ketersediaan sumber air untuk pertanian di wilayah Klampokarum semakin baik, sehingga dapat mendukung peningkatan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah. (Pendim0821/Yud)

About Post Author