Remo Gagrag Anyar, Wayang Anak Judul Anjani Putra dari Sanggar Putra Bima Respati Pada Peringatan Hari Tari Sedunia 2026
Surabaya – Sekitar 1000 anak memadati halaman komplek Taman Budaya Jawa Timur, mereka sedang prosesi tari kolosal pada peringatan hari tari sedunia yang jatuh pada tanggal 29 April 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur melalui UPT taman budaya di jalan Genteng Kali 85 Surabaya, Rabu (29/04/26).
Tari Remo Gagrak Anyar sendiri diciptakan oleh Sariono S.Sn yang merupakan pendiri sanggar Putra Bima Respati yang sanggar latihannya belokasi di wilayah Rangkah Gang 1 Surabaya, sanggar Putra Bima Respati sendiri memiliki ratusan murid mulai dari SD, SMP, hingga SMA bahkan muridnya banyak yang meneruskan kuliah di jurusan tari.
Puncak peringatan hari tari sedunia di komplek taman budaya menampilkan berbagai pertunjukan antara lain Reog Ponorogo di pendopo Jayengrono, tari klolosal remo di halaman UPT taman budaya, dan pertunjukan wayang anak yang digelar di gedung Cak Durasim dan di hadiri oleh kepala DISBUDPAR Jatim Evy Afianasari, S.T., M.M.A juga Dr. H. Rasiyo, M.Si Anggota DPRD provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutanya Evy menyampaikan kebanggaanya kepada para pengisi acara, ” saya ucapkan terimakasih pada para pengisi terutama sanggar Putra Bima Respati dan sanggar Baladewa yang pada malam ini akan menampilkan wayang orang anak”, ujarnya.
Evy juga menyampaikan penampil malam ini merupakan hasil kurasi.
Adapun puncak acara diisi oleh wayang anak dengan menampilkan lakon Anjani Putra yang merupakan kilas balik perjalanan Hanoman tokoh kera dalam pewayangan, sebagai utusan Sri Rama untuk mencari dewi Shinta yang diculik Rahwana di kerajaan Alengka.
Wayang orang ini disutradari oleh Wening Galih Wigati S.Sn. yang merupakan anak dari Sariono, “kolaborasi wayang anak antara sanggar Putra Bima Respati dan Sanggar Baladewa ini bisa dikatakan menarik lantaran menggabungkan antara wayang orang dan wayang pekeliran yang menjadi background pertunjukan,” Ujar wening.
( Red )
