Tragedi Siswa SD di NTT Arek Suroboyo Bagi-bagi Alat Tulis

IMG-20260210-WA0313
Spread the love

Surabaya – Aksi Tunggal warga Surabaya yang membagikan buku dan alat tulis gratis didepan Gedung negara Grahadi bentuk keprihatinan atas tragedi kemanusiaan yang menimpa siswa mengakhiri hidup.

Meski tragedy tersebut tidak terjadi di kota Surabaya, namun Gerakan kepedulian tersebut merupakan symbol kepedulian terhadap akses Pendidikan.

Aksi Tunggal Kusnan tersebut merupakan contoh konkrit tentang gerakan Warga Bantu Warga terhadap kemiskinan structural dan akses Pendidikan.

Kematian YBS yang disuarakan Kusnan di Kota Surabaya merupakan pengingat bagi pemerintah daerah dan warga kota surabaya dalam memastikan akses Pendidikan.

Hak pendidikan itu tidak hanya biaya sekolah, juga dengan peralatan belajar mengajar kemiskinan membuat seseorang warga Masyarakat merasa tersisih, martabatnya direndahkan, hingga ketidakberdayaan.

Kemiskinan ini sangat mempengaruhi kemampuan warga Masyarakat dalam mengambil bagian kehidupan sipil, sosial-politik, dan budaya ditengah Masyarakat, juga termasuk hak atas Pendidikan yang layak dan berkemanusiaan.

Aksi Tunggal Kusnan, seorang warga Surabaya ini, adalah symbol identitas kolektif kita, simbol solidaritas memperkuat partisipasi aktif warga dan mendorong pemerintah kota Surabaya semakin hadir dalam keadilan sosial dan akses Pendidikan.

(Red)