BMKG Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem di NTT Periode 17-23 Januari 2026

BMKG-ok-e1711155468966
Spread the love

Kupang.LintasBatas.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan siaran pers tentang potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk periode 17 hingga 23 Januari 2026. Siaran pers bernomor e.B/ME.02.04/002/KKOE/II/2026 tersebut dikeluarkan pada hari Kamis (16/01/2026) sebagai bentuk peringatan dini bagi masyarakat dan pihak terkait.

Analisis BMKG menunjukkan sebagian besar wilayah NTT saat ini berada pada periode puncak Musim Hujan. Potensi cuaca ekstrem dipengaruhi oleh adanya Bibit Siklon Tropis 97S di Utara Benua Australia yang berpotensi menjadi Siklon Tropis, sehingga membentuk daerah perlambatan, belokan dan pertemuan angin di wilayah NTT. Selain itu, faktor Monsun Asia, Gelombang Ekuatorial Rossby, Kelvin dan Madden Julian Oscillation (MJO) juga mendukung terjadinya hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir/kilat dan angin kencang di wilayah NTT.

Peringatan dini diberikan untuk beberapa daerah di NTT yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai petir/kilat dan angin kencang. Daerah yang menjadi perhatian antara lain Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Lembata, Flores Timur, Alor, Belu, Malaka, TTU, TTS, Kota Kupang, Kab. Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

BMKG memberikan himbauan agar masyarakat tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. Selain itu, masyarakat juga diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut dan udara, serta kegiatan luar ruangan seperti ibadah dan wisata.

Khusus untuk daerah dengan topografi curam/bergunung/tebing, masyarakat diimbau untuk waspada akan potensi tanah longsor dan banjir bandang jika terjadi hujan sedang hingga sangat lebat dengan durasi panjang. Di wilayah Flores Timur, juga perlu diwaspadai potensi banjir lahar hujan disekitar Gunung Berapi Lewotobi Laki-Laki.

Masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG Stasiun El Tari Kupang melalui layanan informasi 24 jam pada nomor (0380) 881613 atau WhatsApp (0811-3940-4264). Informasi juga dapat diakses melalui aplikasi iOS dan Android Info BMKG serta media sosial @infobmkgeltari. Para Kepala Daerah juga diminta untuk berkoordinasi dengan BPBD dan TNI POLRI setempat serta terus mengikuti informasi yang disampaikan oleh BMKG.

 

Anand