Reses Di Negeri Pandan Kalianda, Sudin Soroti Bahaya Narkoba dan Judi Online 

IMG-20251014-WA0062
Spread the love

Lamsel, libasmalaka.com – Masa reses adalah waktu bagi anggota DPR untuk melakukan kegiatan di luar gedung DPR, terutama untuk mengadakan kunjungan kerja di daerah pemilihan (dapil) masing-masing, hal itu dilakukan anggota komisi III DPR RI Fraksi PDI-P, Sudin, S.E di Desa Negeri Pandan Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Provinsi Lampung.

Reses Sudin di desa tersebut diwakili Tenaga Ahli DPR RI Donald Harris Sihotang dan Ahmad Risyad, Reses itupun dihadiri Anggota komisi II DPRD Lampung Selatan Fraksi PDI-P, Suhar Pujianto, Kapolsek Kalianda, Iptu Sulyadi, Danramil 04/Kalianda,  Kapten Inf. Tatang Sulaiman Kepala desa Negeri Pandan, Suplimansyah.

Pada Reses itu, Donald Harris Sihotang meminta kepada orang tua untuk mengawasi anaknya bermain hand phone (hp) menurutnya ketika anak bermain hp terlalu lama dikhawatirkan berdampak buruk terutama gangguan kesehatan anak itu sendiri.

Dikesempatan itu juga, Ia menyoroti tentang bahaya narkoba dan dampak judi online yang dapat mengakibatkan kecanduan bagi si pemakai atau si pemain,” Kami harap para orang harus hati-hati dan waspada terkait hal itu, pantau anak kita jangan sampai anak kita menjadi pelaku atau pemain,” Katanya.

Selain itu, Donald Harris Sihotang membahas terkait pendaftaran Polri dan TNI, Dijelaskannya, Pendaftaran Polri dan TNI gratis maka dari itu Donald Harris Sihotang menghimbau masyarakat untuk tidak percaya kepada oknum yang meminta imbalan.

Sebelumnya, Anggota komisi II DPRD Lampung Selatan, Suhar Pujianto merasa Resesnya Sudin di Negeri Pandan dapat membawa dampak positif,” Masyarakat bisa mengetahui dewanya yang di pusat dan masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya ke dewan tersebut,” Ungkap Suhar.

Hal serupa diungkapkan, Kepala desa (Kades) Negeri Pandan, Suplimansyah, Ia berharap warganya dapat mendengar seksama apa yang disampaikan anggota DPR RI itu,” Kami disini sangat bahagia dan kami harap dewan kami yang di DPR RI dapat mendengarkan aspirasi kami,” Pungkasnya.  (Saf)