Proyek Pembangunan PUPR Diwek Diduga Tidak Sesuai SOP Dan Terkesan Sembrono

IMG-20250805-WA0041
Spread the love

JOMBANG – Proyek pembangunan infrastruktur di kecamatan Diwek kabupaten jombang tengah menjadi sorotan publik.

Sejumlah warga menduga proyek tersebut tidak sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku, hingga pelaksanaan teknis di lapangan.

Dugaan pelanggaran tersebut mencuat setelah warga pemantauan langsung terhadap proyek tersebut.

Dalam pantauannya, mencatat adanya kejanggalan dalam metode pelaksanaan dan spesifikasi teknis yang tidak sesuai dengan dokumen perencanaan.

“Kami menduga adanya indikasi bahwa pelaksanaan proyek ini tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Selain itu, batu pasangan terlihat utuh besar-besar dan juga proses pekerja tidak menerapkan K3 dengan tidak menggunakan APD
,” ujar gondrong warga di sekitar lokasi.

Warga setempat pun turut menyuarakan kekecewaannya. Beberapa di antaranya mengeluhkan kualitas pekerjaan yang dianggap asal-asalan dan dikerjakan secara tergesa-gesa.

“Kami berharap pemerintah menindaklanjuti hal ini. Jangan sampai anggaran yang seharusnya untuk kemaslahatan masyarakat justru disalahgunakan,” ungkap , warga sekitar.

Warga mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap proyek tersebut.

Kami akan terus mengawal kasus ini bersama media/LSM agar terang benderang.

Jika ditemukan pelanggaran, harus ada pertanggungjawaban hukum,” pungkasnya.

Sementara itu, camat diwek bapak Agus sholihuddin saat dihubungi melalui nomor whatshapp hanya memberikan keterangan singkat.
“Itu proyek dinas PUPR jombang, dengan CV Cendrawasih yang beralamat Jombok, kesamben”.jawab camat diwek . Selasa (05/08/25).

Sementara itu, pihak pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pelanggaran ini. Saat dihubungi wartawan,setelah awak media konfirmasi ke pelaksana pihak pelaksana justru memblokir dan tidak bisa di hubungi lagi.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pembangunan proyek masih terus berjalan di tengah sorotan publik yang makin meluas.(MBS)