Bupati Malaka Berharap Seni Budaya Ciri Khas Malaka Segera Di Patenkan

Bupati Malaka Berharap Seni Budaya Ciri Khas Malaka Segera Di Patenkan

Editor Ananda Budiman
libasmalaka.com-
“Kita bersyukur kepada Tuhan Karena Covid-19 sudah mulai berkurang, untuk itu agar segera memajukan bidang pendidikan Mulai dari sekolah dasar sampai menengah atas , tentu yang paling bawah juga, ada Paud dan TK , demikian dikatakan  Bupati Malaka Dr.Simon Nahak,SH.MH,  usai membacakan Pidato Menteri  Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim. Saat Memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di lapangan umum Betun Jumat (13/5/2022)

Lanjut Bupati Simon , “Untuk para guru, mari kita sama – sama  mengevaluasi diri,
Selama dua tahun terakhir kita hampir terpuruk akibat Pandemi Covid-19  tapi , kita bersyukur hari ini kita bisa berkumpul meskipun masih ada batasan.

Saya mengharapkan untuk pihak terkait khususnya kepada ibu ketua dan wakil ketua Dekranasda Kabupaten Malaka, Seni Budaya Ciri Khas Kabupaten Malaka yang ditampilkan saat parade tadi supaya diurus untuk segera mendapatkan Hak Paten agar  tidak ada kabupaten atau negara tetangga yang mengkleim seni budaya yang kita miliki  Karena Seni budaya kabupaten Malaka itu warisan leluhur tidak dimiliki daerah lain Harap Bupati Simon Nahak

Sebelumnya saat membacakan Pidato Mentri  Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi  Bupati Malaka Simon Nahak mengapresiasi Dunia Pendidikan Mampu Hadapi Pandemi

” Simon Nahak menyampaikan apresiasi yangsetinggi-tingginya kepada dunia pendidikan atas kegigihan yang dilakukan di masa pandemi covid-19 di mana mampu mengatasi berbagai tantangan serta perubahan yang ada, baik pola belajar yang dihadapi para peserta didik maupun pola mengajar yang dihadapi para tenaga pendidik.

“Selama dua tahun terakhir, banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Bahkan, kita mungkin tidak pernah membayangkan bahwa kita semua dapat mengatasinya,” ungkapnya saat membacakan Naskah Pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim.

 

Situasi hari ini, sambungnya, membuktikan bahwa Indonesia jauh lebih tangguh dari semua tantangan, lebih berani dari rasa ragu, dan tidak takut untuk mencoba.

Indonesia tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan.

“Di tengah hantaman ombak yang sangat besar, kita terus melautkan kapal besar bernama Merdeka Belajar, yang di tahun ketiga ini telah mengarungi pulau-pulau di seluruh Indonesia,” jelasnya.

“Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran,” ucap Bupati Simon Nahak

Simon Nahak  menambahkan, kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan.

Kemudian, Bupati Simon Nahak  menuturkan, semangat yang sama juga sudah terdengar dari para seniman dan pelaku budaya yang sekarang mulai kembali bangkit, mulai kembali berkarya dengan lebih merdeka. Itu semua berkat kegigihan untuk melahirkan terobosan kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia.

“Semua perubahan positif yang kita usung bersama ini tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru, dan murid di Indonesia, tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia di Konferensi Tingkat Tinggi G20,” kata Bupati Simon Nahak

“Tahun ini kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia. Para pengerak Merdeka Belajar di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Langkah Indonesia saat ini sudah semakin serentak, namun tidak ada alasan untuk berhenti bergerak meski sejenak,

“Ke depan, masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar, serta rintangan yang jauh lebih tinggi. Untuk itu, diperlukan semangat untuk terus memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk Merdeka Belajar. Selamat Hari Pendidikan Nasional,” tutup Bupati Malaka  Simon Nahak (Edi.S)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: