Penjabat Bupati Malaka Pimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Banjir

Malaka.Libasmalaka.com-Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Penjabat Bupati Viktorius Manek, S.Sos, M.Si bergerak cepat dan senantiasa mengantisipasi segala kemungkinan bencana alam yang terjadi akibat curah hujan yang semakin tinggi beberapa hari belakangan.

Walau di hari libur, Penjabat Bupati mengadakan Rapat Koordinasi Penyusunan Pedoman Penetapan Status Keadaan Darurat Bencana Banjir bersama Staf Ahli, Asisten Setda Kabupaten Malaka,  Pimpinan Perangkat Daerah dan instansi tekhnis terkait, Kamis (1/4).

Ketika dikonfirmasi usai rapat, Viktorius Manek yang juga Kepala Dinas PMD Provinsi NTT mengemukakan pada kesempatan pertama untuk penanggulangan bencana alam seperti banjir dan akibat ikutan dari bencana tersebut,  Pemerintah selalu berdiri di garis terdepan dan tidak pernah tinggal diam.

“Dinas dan instansi tekhnis seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas PU, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan sudah sigap di lapangan dan dipastikan tidak ada kendala jika ada laporan dari Camat, Kepala Desa terkait bencana. Bahkan tenaga lapangan sesuai laporan, tetap dan terus standby di lapangan,” katanya.

Menurutnya, dalam situasi apapun pemerintah selalu hadir bersama rakyat untuk mencarikan solusi.

“Pemerintah tidak pernah tinggal diam dan selalu mencari solusi atau jalan keluar, jika berhadapan dengan kepentingan masyarakat,” katanya tegas.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Daerah Kabupaten Malaka, Gabriel Seran ketika diwawancarai menjelaskan sesuai arahan Penjabat Bupati Malaka bencana harus ditangani dari 2 pendekatan yakni penanganan penyebab dan penanganan akibatnya.

“Dalam arahan pada saat rapat, Penjabat minta supaya dua penanganan ini berjalan sekaligus sehingga tetap ada bantuan sosial kepada masyarakat yang terkena dampak,” kata Gabriel.

Ditanya tentang koordinasi yang dibangun bersama instansi tekhnis lainnya, mantan Camat Malaka Tengah ini menjelaskan semua sudah berjalan dengan baik dan sudah ada action di lapangan.

“Dinas Kesehatan sudah berikan bantuan pengobatan dasar, Dinas PU dan Kecamatan  sudah berikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak, Dinas Sosial sudah turun ke lapangan sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Sementara BPBD terus memantau kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana,” urainya.

Khusus untuk antisipasi lanjutan, Gabriel mengetengahkan, Tim Reaksi Cepat dari BPBD, Tagana dari Dinas Sosial bergerak 1×24 jam dan sigap dalam kondisi darurat.

Sebagai informasi, hingga saat ini terdapat 13 desa yang tersebar di Kecamatan Malaka Barat, Weliman, Malaka Tengah yang terdampak bencana banjir sesuai data dan laporan yang masuk ke BPBD. (Kominfomalaka)

Ananda Budiman

Berita Lain 👇